Catat! Ini Kebiasaan yang Membuat Pori-pori Kulit Terlihat Membesar

Pori-pori adalah saluran kecil di kulit yang berfungsi mengeluarkan minyak (sebum) dan keringat. Setiap orang punya pori-pori, namun ukurannya bisa tampak berbeda tergantung pada kondisi kulit dan gaya hidup. Namun ukurannya bisa tampak lebih besar bila tersumbat atau kulit kehilangan elastisitasnya. 

Mendapatkan pori-pori yang membesar ini bisa memicu permasalahan kulit, seperti kulit berminyak, komedo, bahkan jerawat.   Tak perlu khawatir, kamu bisa kembali mendapatkan kulit wajah yang sehat asalkan melakukan perawatan yang tepat dan tahu kebiasaan apa yang membuat pori-pori terlihat membesar.

Yuk, simak rangkuman Kovermagz di bawah ini mengenai kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya mulai kita perhatikan agar kulit tetap sehat dan tampilan pori lebih terjaga.

Melewatkan penggunaan moisturizer

Banyak pemilik kulit berminyak merasa tidak perlu menggunakan pelembap. Padahal, kulit yang kekurangan hidrasi justru akan memproduksi lebih banyak minyak untuk menyeimbangkan kondisinya.

Minyak berlebih dapat menyumbat pori-pori dan membuatnya tampak lebih besar. Menggunakan moisturizer yang ringan dan sesuai jenis kulit bisa membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit.

Malas membersihkan wajah setelah beraktivitas

Membersihkan wajah dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, merupakan perawatan wajah mendasar yang wajib Anda lakukan. Jika lalai dilakukan, terutama pada malam hari saat berbagai kotoran, sisa produk makeup, sel-sel kulit mati, dan minyak berlebih menumpuk di permukaan kulit wajah, maka keesokan harinya bisa dipastikan pori-pori di wajah Anda langsung terlihat membesar.

Memencet dan mengutik-utik jerawat

Kebiasaan penyebab pori-pori besar ini mungkin Anda lakukan untuk mengeluarkan isi jerawat, padahal salah melakukannya dapat membuat jerawat semakin meradang dan menyebabkan kulit mengalami iritasi. Hal ini akan berdampak ke pori-pori; biasanya akan menjadi terlihat besar karena merenggang saat Anda mengeluarkan isi jerawat.

Terlalu sering eksfoliasi

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit terlihat lebih halus. Namun, jika dilakukan terlalu sering, lapisan pelindung kulit atau skin barrier bisa terganggu.

Hal ini berpengaruh karena kulit yang iritasi atau terlalu sensitif akan lebih mudah memproduksi minyak dan menunjukkan tekstur pori-pori yang lebih jelas. Jadi, cukup lakukan eksfoliasi satu hingga tiga kali seminggu sesuai kebutuhan kulit.

Menggunakan produk yang terlalu berat

Beberapa produk skincare atau makeup memiliki tekstur yang sangat tebal dan berpotensi menyumbat pori-pori. Jika produk tersebut tidak cocok dengan jenis kulit, pori-pori bisa tersumbat dan terlihat lebih besar.

Memilih produk dengan label non-comedogenic bisa menjadi langkah aman untuk mengurangi risiko penyumbatan pori!

Jarang menggunakan sunscreen

Paparan sinar matahari adalah salah satu penyebab utama kerusakan kolagen pada kulit. Ketika kolagen dan elastin mulai melemah, struktur kulit kehilangan kekencangannya.

Akibatnya, pori-pori terlihat lebih jelas dan kulit tampak kurang halus. Menggunakan sunscreen setiap hari adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Baca Juga:  7 Manfaat Masker Pisang untuk Kesehatan Rambut