
Banyak orang yang mengira GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) hanya dipicu oleh makanan atau pola hidup yang kurang sehat, padahal ada satu faktor yang sering luput dari perhatian, yaitu stres. Meskipun bukan penyebab langsung, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini dapat memperburuk gejala.
Tekanan pikiran yang terlalu berat dapat memicu asam lambung naik sehingga gejala GERD lebih mudah kambuh.Stres mempengaruhi hormon dan sistem saraf yang pada akhirnya meningkatkan produksi asam lambung.
Mengenali gejala GERD sejak dini sangat penting agar kamu dapat segera mengambil tindakan. Jika kamu mengalami beberapa gejala tersebut secara berulang, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Nah, ini dia beberapa ciri-ciri GERD yang sering banget diabaikan. Penting banget kamu tahu biar bisa ditangani dari awal.
Dada Terasa Panas Terus-Menerus (Heartburn)
Ini nih gejala paling sering dari GERD, namanya heartburn. Rasanya tuh kayak kebakar di dada. Biasanya muncul setelah kamu makan, pas tiduran, atau waktu lagi nunduk. Kebanyakan orang mikir ini cuma gangguan ringan yang nanti juga hilang sendiri. Tapi, kalau heartburn ini muncul lebih dari dua kali seminggu, bisa jadi itu tanda GERD.
Heartburn karena GERD ini bukan cuma gak nyaman biasa. Kadang, rasa panasnya bisa nyebar sampai ke tenggorokan dan rasanya kayak ditusuk-tusuk. Kalau dibiarin, ini bisa bikin kerongkongan kamu meradang, yang disebut esofagitis.
Sering Berdehem atau Batuk Kering
Setelah makan, kamu mungkin sering merasa ingin berdehem atau batuk ringan. Ini adalah respons tubuh terhadap iritasi tenggorokan dan saluran napas.
Asam lambung yang naik perlahan mengiritasi area tersebut. Akibatnya, tenggorokan terasa gatal, kering, dan tidak nyaman. Jika keluhan ini terjadi berulang kali, sebaiknya kamu mulai curiga pada kemungkinan GERD.
Mual Kering atau Ingin Muntah
Mual kering adalah kondisi ketika kamu seperti ingin muntah, tetapi tidak ada isi yang keluar. Biasanya, ini disertai rasa mual dan perut tidak nyaman.
Saat kondisi ini terjadi, diafragma dan otot perut berkontraksi kuat. Tubuh seolah bersiap mengeluarkan isi lambung, tetapi tidak berhasil. Beauties, jika keluhan ini sering muncul bersama gejala lain, itu bisa menjadi tanda GERD yang perlu diperiksa.
Tubuh selalu memberi sinyal ketika ada sesuatu yang tidak beres. Sayangnya, banyak orang justru mengabaikan tanda kecil yang sebenarnya sangat berarti.
Batuk Tidak Sembuh-Sembuh
Ciri GERD lain yang sering diabaikan itu batuk kronis. Batuknya gak ada hubungannya sama flu atau infeksi pernapasan lain. Batuk ini bisa terjadi gara-gara iritasi di saluran napas karena asam lambung yang naik sampai ke tenggorokan, bahkan ke saluran napas bagian atas.
Selain batuk, penderita GERD juga sering banget ngalamin suara serak, apalagi di pagi hari. Ini terjadi karena pita suara jadi iritasi gara-gara kena asam lambung. Kondisi ini sering disangka efek kebanyakan ngomong, ngerokok, atau udara kering. Padahal, ini bisa jadi sinyal dari tubuh kalau ada masalah GERD yang belum diurus.
Sulit Menelan
Jika kamu merasa makanan seperti tersangkut di dada, itu bisa menjadi tanda iritasi pada kerongkongan. Asam lambung yang naik dapat menyebabkan pembengkakan dinding kerongkongan.
Pembengkakan ini membuat jalur makanan menyempit sehingga makanan terasa sulit turun. Akibatnya, kamu merasa tidak nyaman setiap kali makan. Beauties, keluhan ini tidak boleh diabaikan karena bisa berkembang menjadi gangguan menelan yang lebih serius.


