Begini Pesona Huta Siallagan yang Wajib Dikunjungi Traveller

Sedangkan ornamen cecak yang disebut sebagai boraspati merupakan hewan yang bisa hidup di mana-mana, baik di rumah yang mewah maupun sederhana. Pada intinya melambangkan orang Batak yang juga bisa hidup di mana saja.

Ada juga ornamen payudara pada bagian depan rumah yang berjumlah delapan atau empat pasang. Payudara melambangkan simbol kekayaan dan kedermawanan, juga sebagai simbol dari empat orang ibu atau empat keluarga yang menetap pada tiap rumah adat.

“Ibaratnya seperti ibu yang bisa menyusui anak tanpa imbalan. Bisa juga diartikan sejauh mana pun orang Batak merantau, jangan lupa orang tua dan jangan lupakan kampung halaman,” ucap P. Sitinjak.

Ia pun memaparkan bahwa para turis dari mancanegara seperti Jerman, Australia, Inggris, Portugal, Belanda, Malaysia, Jepang dan lainnya sering memadati Huta Siallagan di akhir pekan.

Saksi Kekejaman Sanksi

Huta Siallagan menurut cerita warga yang tinggal di sekitar desa memiliki kisah yang mengerikan bagi siapa pun. Seseorang yang bertindak jahat seperti memerkosa, membunuh, mencuri, mengambil istri orang dan perilaku biadab lainnya akan dihukum secara sadis.

Hukuman yang paling dikenal di Huta Siallagan adalah hukum pancung, lalu jantung, hati dan darahnya akan disantap oleh sang raja dan para panglima. Nantinya pelaku akan dibawa ke meja batu persidangan untuk menentukan kapan eksekusi berlangsung sesuai dengan kalender Batak. Hukuman sadis ini juga dibuka untuk umum, agar masyarakat bisa melihat dan menjadikan pelajaran supaya tidak berbuat kesalahan yang sama.