
Musisi sekaligus komika asal Wakatobi, Raim Laode, resmi merilis single terbarunya berjudul Iqro pada Jumat, 6 Februari 2026. Lagu berdurasi 4 menit 21 detik ini dirilis melalui kanal YouTube resminya disertai video klip bernuansa personal.
Video klip Iqro menampilkan perjalanan hidup Raim sejak merantau ke Jakarta pada 2015. Visual tersebut merangkum berbagai fase penting dalam hidup dan kariernya, mulai dari proses membangun karier hingga momen-momen personal yang membentuk dirinya saat ini.
Dalam klip tersebut, Raim menyelipkan potongan pernikahan, penerimaan penghargaan, serta rangkaian konser yang ia jalani hingga 2025. Rangkaian visual itu, sebagaimana tercermin dari berbagai unggahan dan pernyataannya di media sosial, dirancang untuk memperkuat pesan reflektif yang diusung lagu tersebut.
Narasi visual yang dihadirkan berjalan seiring dengan makna lagu yang lahir dari perenungan panjang tentang kehidupan. Iqro tidak hanya diposisikan sebagai karya musik, tetapi juga sebagai dokumentasi perjalanan batin sang musisi.
Mengutip berbagai sumber, judul Iqro yang berarti “bacalah” dalam bahasa Arab dipilih sebagai simbol ajakan untuk membaca tanda-tanda kebesaran Tuhan di alam semesta. Lagu ini ditulis dan dikomposeri oleh Raim Laode bersama Indra Widjiarto.
Inspirasi lagu ini juga disebut-sebut berangkat dari pengalaman hidup Raim selama lebih dari tiga dekade. Tema yang diangkat juga menyentuh kegelisahan eksistensial tentang posisi manusia di hadapan Sang Pencipta, yang kemudian diterjemahkan ke dalam lirik-lirik sederhana namun bermakna.
Melalui liriknya, Iqro menekankan nilai kerendahan hati dengan menggambarkan manusia sebagai bagian kecil dari semesta yang luas. Lagu ini juga menggarisbawahi pandangan bahwa waktu merupakan harta paling berharga, melampaui materi maupun pencapaian duniawi.
Selain itu, Iqro mengajak pendengar untuk menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berada di masa depan. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa makna hidup dapat ditemukan pada momen yang sedang dijalani.
Waktu perilisan Iqro yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan disebut bukan tanpa pertimbangan. Berdasarkan berbagai pernyataan yang dikutip dari sumber hiburan, Raim berharap lagu ini dapat menjadi ruang refleksi bagi pendengar di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat.
Ia juga menyampaikan harapan agar Iqro dapat menjangkau pendengar yang lebih luas sepanjang 2026, seiring pesan kebaikan dan perenungan yang ingin disampaikan melalui lagu ini.
Respons publik terhadap Iqro terbilang positif sejak hari pertama perilisannya. Kolom komentar video klip di YouTube dipenuhi apresiasi dari pendengar yang mengaku merasa dekat dengan pesan dan makna lagu tersebut.
Antusiasme serupa juga terlihat di TikTok. Cuplikan Iqro yang dirilis lebih awal pada 3 Februari 2026 digunakan ratusan kreator sebagai latar musik konten mereka, hal tersebut menandakan daya jangkau lagu ini di kalangan pengguna media sosial. Iqro menjadi pembuka untuk album terbaru Raim Laode yang dijadwalkan rilis pada April 2026. Kehadiran single ini melanjutkan jejak kesuksesan karya-karya sebelumnya.
Sebelumnya lagu Komang mencatat lebih dari dua juta streaming di Spotify Indonesia dalam 24 jam, sementara Lesung Pipi sempat menembus posisi dua Top 50 Indonesia. Melalui Iqro, Raim kembali menegaskan konsistensinya menghadirkan karya yang personal, reflektif, dan sarat makna.


