7 Alasan Merasa Lapar Terus-menerus Meski Sudah Makan

Apakah kamu sering merasa lapar meski baru saja selesai makan? Sensasi ini bisa menjadi sumber frustasi, terutama jika kamu merasa telah mengonsumsi porsi yang cukup besar. Rasa lapar yang terus-menerus, meskipun sudah makan, dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang kompleks dan sering kali sulit diidentifikasi.

Sering merasa lapar walau baru saja makan, bisa jadi pertanda bahwa Anda mengalami gejala penyakit tertentu, misal dehidrasi, diabetes, hipertiroid, hipoglikemia. Selain itu, bisa juga disebabkan karena stres, terlalu banyak kalori, makan terlalu cepat, dan lain-lain. Berikut adalah penjelasannya.

1. Kurang Tidur

Menurut National Sleep Foundation, tidur yang cukup adalah antara tujuh dan sembilan jam per malam, tergantung pada masing-masing orang. Kurang dari itu akan menyebabkan peningkatan hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan, dan penurunan hormon leptin yang menekan nafsu makan.

Sementara itu, menurut sebuah studi pada September 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research, bahwa pembatasan tidur selama empat malam berturut-turut dapat menyebabkan orang memetabolisme makanan secara berbeda, membuat mereka lapar bahkan setelah makan.

2. Makan Makanan yang Mengandung Banyak Garam

Menurut sebuah penelitian berskala kecil yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigation, mengonsumsi makanan yang tinggi natrium dapat meningkatkan rasa lapar dalam jangka panjang.

“Makanan yang mengandung banyak garam juga cenderung diolah, dan banyak makanan olahan yang direkayasa secara kimia agar sangat lezat dan menyebabkan makan berlebihan,” kata Monica Auslander Moreno, RD, LDN, pendiri Essence Nutrition yang berbasis di Miami.

3. Dehidrasi

Dehidrasi terkadang bisa menyebabkan seseorang salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Karena itu Beauties, sangat penting menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup sepanjang hari.

Bonnie Taub-Dix, RDN, ahli diet terdaftar yang berbasis di New York menyarankan agar minum air putih terlebih dahulu di saat lapar menyerang.

Baca Juga:  8 Cara Mudah Untuk Melembabkan Bibir Saat Berpuasa

4. Kurang Asupan Serat

Terlalu banyak asupan serat dalam makanan dapat menyebabkan gas, kembung, dan sembelit. Namun, jika kurang cukup serap dapat membuat perut keroncongan.

Moreno mengatakan, bahwa pola makan rendah serat pasti membuat perut lapar. Hal ini karena serat dapat memperlambat proses pencernaan, jadi ketika cukup serat maka dapat bertahan lebih lama di lambung, sehingga memberi rasa kenyang.

5. Sedang Menjalani Diet Ekstrim

Melakukan diet ekstrim dengan membatasi kalori secara drastis dapat membuatmu merasa lebih lapar dari biasanya. Diet ekstrim sering kali menghilangkan kelompok makanan sama sekali, seperti protein, karbohidrat, atau lemak. Dan ketika kamu menerapkan diet yang tidak seimbang, maka kamu akan merasa mudah lapar.

6. Sedang Bosan

Di saat sedang bosan, tanpa sadar kamu akan lebih mudah ngemil karena bosan, bukan karena lapar. Menurut sebuah studi pada tahun 2018 di Appetite, para peneliti menemukan bahwa partisipan lebih cenderung makan selama masa-masa kebosanan, kecemasan, atau depresi daripada saat emosi positif.

Selain itu, orang-orang yang makan sebagai respons terhadap emosi negatif juga lebih cenderung menunjukkan gejala gangguan makan. Oleh sebab itu Beauties, di saat kamu sedang bosan dan terbesit untuk ngemil, coba alihkan untuk menelepon teman atau berjalan-jalan.

7. Banyak Berolahraga

Mengutip dari Healthline, orang yang banyak berolahraga cenderung memiliki nafsu makan lebih besar dan metabolisme lebih cepat. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik seperti olahraga membakar kalori dan menguras energi, sehingga tubuh akan merasa lapar dan membutuhkan asupan makanan untuk mengisi kembali energi tersebut.

Karena itu, jika kamu banyak berolahraga, kemungkinan kamu akan sering merasa lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan untuk mendukung latihan tersebut.