
Siapa yang tak kenal dengan Burberry? Ini merupakan salah satu merek fashion mewah asal Inggris yang telah berdiri sejak 1856. Harga per item pakaian yang dijual pun terbilang mahal yakni dapat mencapai puluhan juta rupiah. Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan mengapa pakaian Burberry sangat mahal.
Ditambah lagi, Burberry baru saja mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.700 karyawan di seluruh dunia. Keputusan besar ini merupakan strategi efisiensi usai performa keuangan perusahaan menunjukkan penurunan setahun terakhir. Meski sedang melakukan efisiensi, harga produk Burberry tetap berada di kelas premium. Jaket, mantel, hingga syal Burberry bisa dibanderol jutaan hingga puluhan juta rupiah per item.
Nah, kali ini tim kovermagz akan mengajak sobat kover untuk tahu alasan di balik harga pakaian Burberry tergolong mahal, simak penjelasan berikut ini.
Warisan lebih dari 150 tahun
Burberry bukan sekadar merek fashion tetapi simbol sejarah dan warisan. Didirikan oleh Thomas Burberry, merek ini awalnya dikenal sebagai produsen pakaian tahan cuaca. Salah satu terobosannya yang paling terkenal adalah penemuan kain gabardine pada 1879. Kain ini populer karena tahan air dan angin.
Ketenaran Burberry melonjak ketika diminta merancang mantel untuk para perwira Inggris saat Perang Dunia I. Itual awal terciptanya trench coat ikonik yang identik dengan gaya klasik dan elegan. Lambat laun, Burberry bertransformasi menjadi simbol gaya hidup mewah. Pola kotak-kotak khas (Nova Check) yang dulunya hanya sebagai lining mantel, kini menjadi simbol status dan eksklusivitas.
Kualitasnya selalu terjaga
Salah satu alasan kenapa pakaian Burberry sangat mahal adalah kualitasnya yang tidak main-main. Sebuah trench coat Burberry tidak dibuat secara massal dalam sehari. Pembuatan satu mantel ini bisa melalui lebih dari 100 tahap produksi dan memakan waktu hingga tiga minggu.
Selain itu, Burberry menggunakan bahan-bahan terbaik seperti:
- Gabardine premium yang masih diproduksi di Inggris
- Kasmir dan wol halus dari Skotlandia dan Italia
- Kulit berkualitas tinggi dari penyamak terbaik di Eropa
- Katun grade A untuk kaus dan kemeja.
- Burberry juga menjalankan sistem kontrol kualitas yang ketat. Setiap produk melewati pemeriksaan berlapis sebelum sampai ke tangan pelanggan.
Menjaga citra eksklusif
Burberry sangat menjaga citra eksklusif dan prestisiusnya. Mereka hanya memproduksi produk dalam jumlah terbatas. Koleksi musiman, kolaborasi terbatas, serta layanan made-to-order (pesanan khusus) menambah kesan langka pada produk Burberry. Eksklusivitas ini menciptakan kesan langka yang dapat meningkatkan minat pembeli.
Bahkan, kesan langka itu dapat mendorong harga jual lebih tinggi. Di mata konsumen, memiliki produk Burberry merupakan penegas status sosial.
Dukungan selebritas dan tokoh ternama
Burberry juga aktif dalam kampanye pemasaran dengan pendekatan seni tinggi dan menggunakan artis atau idola Korea untuk promosi. Kehadiran selebritas dalam iklan Burberry memperkuat kesan bahwa merek ini adalah pilihan orang-orang berkelas dan berpengaruh.
Tak hanya itu, Burberry rajin untuk memamerkan produk terbarunya di ajang fashion bergengsi seperti London Fashion Week. Hal ini membantu menjaga citra mewah dan eksklusif merek di mata publik.
Selalu hadirkan inovasi
Tak hanya bergantung pada nama besar, Burberry pun gencar berinovasi. Mereka sudah mulai memadukan teknologi digital dalam desain dan pengalaman berbelanja. Sebagai contoh, Burberry mengggunakan 3D design, smart mirror di butik flagship, hingga eksperimen wearable tech. Di bawah arahan direktur kreatif seperti Riccardo Tisci dan Daniel Lee yang menjabat per 2023, Burberry memperkenalkan koleksi baru yang memadukan nilai tradisional dengan tren kontemporer.
Nilai jual kembali dan investasi gaya
Alasan lain kenapa pakaian Burberry sangat mahal adalah merek fashion ini sering menjadi investasi. Bagi sebagian orang, membeli pakaian Burberry bukan sekadar konsumsi lifestyle.
Produk-produk tertentu seperti trench coat klasik atau tas Burberry dengan motif tartan khas memiliki nilai yang tinggi dari waktu ke waktu. Jika dirawat dengan baik atau termasuk dalam edisi terbatas, harganya bahkan bisa meningkat.
Dengan demikian, harga tinggi Burberry juga mencerminkan nilai jangka panjang yang bisa diperoleh konsumen. Terlepas dari kabar PHK besar-besaran, tidak bisa dimungkiri bahwa setiap produk Burberry memang bernilai tinggi. Pakaian Burberry mencerminkan warisan budaya Inggris, kualitas, dan inovasi. Hal ini menegaskan Burberry bukan hanya barang, melainkan investasi dalam gaya hidup mewah.


