5 Tips Praktis dan Cepat Menata Lemari agar Lebih Rapi

Menata lemari pakaian bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, bahkan seringkali, pakaian yang tidak muat dimasukkan ke dalam wardrobe menjadi alasan untuk mengganti lemari pakaian. Terutama bagi pasangan muda yang seringkali disibukkan dengan hal-hal penting, kegiatan ini menjadi terlupakan.

Tenang saja, ada beberapa cara efektif menyusun pakaian di lemari biar ruang penyimpanan semakin efektif. Lemari yang terlihat rapi bikin kamu nggak perlu stres lagi.

Terapkan sederet cara berikut ini agar kamu dapat menyusun pakaian di lemari semakin rapi dan bisa muat semua koleksi bajumu. Keep Scrolling!

Declutter Terlebih Dahulu

Decluttering lemari atau merapikan lemari itu sangat penting untuk menjaga keteraturan dan kenyamanan ruang. Menurut ahli seperti Lucy Milligan Wahl, proses ini nggak cuma bikin ruang lebih lega, tetapi juga bisa membantu pikiran kita menjadi lebih tenang. Ketika ruang lebih rapi, memilih pakaian menjadi lebih mudah dan ruangan dalam lemari pun menjadi lebih nyaman untuk digunakan.

Ada beberapa tips dari para profesional untuk membantu decluttering lemari kamu, seperti menetapkan tujuan yang jelas—apakah untuk merapikan lemari, mengurangi barang yang tidak terpakai, atau menciptakan ruang yang lebih fungsional—sebelum mulai memilah barang.

Salah satu metode yang cukup populer untuk melakukan decluttering adalah metode KonMari yang diciptakan oleh Marie Kondo yang mengingatkan kita untuk hanya menyimpan barang-barang yang benar-benar membawa kebahagiaan atau yang memberi manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari. Tentukan juga waktu khusus untuk melakukan decluttering secara rutin supaya hasilnya maksimal dan lemarimu tetap rapi.

Menyumbangkan atau Menggunakan Kembali Barang Lama

Salah satu cara seru dan juga ramah lingkungan untuk mengurangi barang-barang yang nggak terpakai adalah dengan mengadakan acara tukar pakaian atau menyumbangkan barang-barangmu. Dengan cara ini, kamu nggak hanya merapikan rumah, tetapi juga membantu orang lain yang mungkin membutuhkan.

Barang-barang yang sudah nggak kamu pakai bisa mendapatkan “kehidupan” baru melalui orang lain yang memerlukannya. Donasi atau repurposing ini juga bisa mengurangi sampah dan dampak negatif ke lingkungan karena kamu bisa menjadi lebih bijak dalam mengelola barang-barang yang ada.

Menata Sesuai Warna

Menata pakaian sesuai warna akan membuat lemari pakaian yang tadinya berantakan bisa terlihat rapi layaknya butik. Hal ini sangat membantu, terutama untuk lemari yang ukurannya kecil karena kamu bisa menemukan pakaian yang kamu butuhkan dengan lebih cepat. Untuk lemari kecil, koordinasi warna seperti ini juga bisa memberikan kesan lebih luas dan mudah diatur.

Untuk mulai mengaturnya, pertama kosongkan lemari dan sortir pakaian berdasarkan jenisnya, seperti kemeja, celana, gaun, dan sebagainya. Setelah itu, urutkan pakaian berdasarkan warna, dari yang terang hingga yang gelap dalam setiap kelompok.

Menggunakan gantungan baju yang sejenis juga bisa membantu supaya semuanya terlihat tertata dan mendukung tema warna yang kamu pilih. Dan yang terakhir, pastikan untuk selalu mengembalikan pakaian ke tempatnya sesuai dengan urutan warnanya setelah dicuci.

Manfaatkan Ruang Vertikal

Untuk memaksimalkan ruang vertikal, ada berbagai alat yang bisa digunakan, misalnya pembatas ras, gantungan vertikal, dan organizer gantung yang dipasang di pintu. Pembatas rak membantu menyusun tumpukan pakaian agar tetap rapi dan mencegahnya jatuh; gantungan vertikal memungkinkanmu menggantung lebih banyak pakaian di satu tempat; yang terakhir organizer yang dipasang di pintu bisa dijadikan ruang untuk menyimpan sepatu, aksesoris, atau syal.

Rak atas yang sering kali tidak terpakai karena terlalu tinggi untuk menyimpan barang yang dibutuhkan sehari-hari juga bisa menjadi tempat penyimpanan yang efektif. Kamu bisa menyimpan barang-barang yang jarang dipakai seperti pakaian musim tertentu, koper, atau selimut tambahan di sana.