5 Makanan yang Bisa Membuat Kulkas Jadi Bau, Hindari Segera!

Bagi sebagian besar orang, kulkas jadi salah satu barang penting yang harus ada di rumah. Tidak hanya berfungsi sebagai pendingin, suhu rendah pada kulkas bisa mempertahankan kesegaran dan kualitas makanan lebih lama.

Namun, saking banyaknya makanan yang disimpan di kulkas kerap menimbulkan bau tidak sedap yang susah hilang. Padahal aroma tidak sedap ini dapat mempengaruhi kualitas makanan, bahkan merusak kandungan gizinya.

Maka itu, segera mengatasi masalah bau sebelum menjadi tidak terkendali dengan langkah awal menyingkirkan makanan yang menjadi penyebab kulkas berbau. Berikut beberapa makanan yang membuat kulkas berbau

1. Bawang Merah dan Bawang Putih

Jangan pernah menyimpan bawang-bawangan di dalam kulkas, Beauties. Pasalnya, senyawa sulfur dalam bawang merah dan bawang putih bila dipadukan dengan lingkungan kulkas yang dingin dan lembap dapat membuatnya cepat berbau menyengat. Kondisi ini semakin buruk jika bawang sudah dihancurkan atau dicincang.

Selain itu, bau menyengat dari senyawa sulfur tersebut juga dapat diserap oleh makanan lain yang ada di kulkas, sehingga membuatnya ikut berbau. Tak hanya itu, suhu dan kelembapan di kulkas dapat mempercepat pembusukan, membuat bawang menjadi lembek dan rasanya tidak enak.

Untuk mencegah hal tersebut, simpan bawang-bawangan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap, seperti dapur atau lemari penyimpanan. Hindari penggunaan kantong plastik, sebaiknya gunakan kantong jaring atau kantong kertas. Jika bawang sudah dipotong, simpan dalam wadah kaca kedap udara di lemari es atau bekukan untuk penggunaan jangka panjang.

2. Sayuran Silangan

Sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis brussel cenderung menimbulkan bau tak sedap jika disimpan dalam kulkas. Terutama setelah dimasak atau dipotong, sayuran ini dapat melepaskan senyawa sulfur yang aromanya mirip telur busuk. Kelembapan di dalam kulkas dapat mempercepat pembusukan, membuat baunya semakin menyengat dan cepat menyebar.

Untuk mengurangi bau, simpan dalam kantong plastik berventilasi agar udara tetap mengalir. Jika sudah dimasak, biarkan benar-benar dingin sebelum di simpan di kulkas dalam wadah kedap udara.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dalam Michelin Star, Penghargaan Tertinggi di Bidang Kuliner

3. Telur Rebus

Telur rebus sering menjadi pilihan menu sarapan atau camilan yang cepat, praktis dan bergizi. Karena itu Beauties, tak heran jika banyak orang yang merebusnya dalam jumlah banyak untuk persediaan beberapa hari. Namun, telur rebus juga mengandung senyawa sulfur yang dapat menimbulkan bau menyengat bila disimpan dalam kulkas. Setelah dikupas, bau sulfur akan lebih cepat menyebar.

Untuk mencegah bau menyengat, biarkan cangkang tetap utuh sebagai pelindung alami hingga saat akan dimakan. Jika sudah dikupas, bilas telur dengan air dingin sebelum menyimpannya di kulkas. Simpan telur dalam wadah kedap udara di kulkas, dan habiskan dalam waktu enam hingga tujuh hari setelah direbus.

4. Keju Lunak dan Keju Tua

Keju memang dapat menimbulkan bau tidak sedap dalam kulkas, namun tidak semua keju beraroma sama. Keju lunak dan keju tua memiliki bau paling kuat karena adanya bakteri dan jamur yang digunakan dalam proses fermentasi. Semakin lama, beberapa jenis keju juga akan mengeluarkan amonia yang berbau tidak sedap.

Solusi terbaik untuk menyimpan keju adalah membiarkannya tetap bernapas sambil menahan baunya. Caranya, bungkus keju dengan kertas perkamen atau kertas lilin, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara. Kemudian simpan di laci khusus keju di kulkas, karena suhunya biasanya sedikit lebih hangat daripada bagian kulkas lainnya, sehingga dapat membantu mengurangi bau.

5. Sisa Makanan

Sisa makanan yang disimpan terlalu lama di kulkas juga bisa menimbulkan aroma tak sedap. Aroma rempah-rempah, bawang putih, daging, keju, sayuran, dan minyak dalam makanan sisa akan semakin kuat jika disimpan terlalu lama dalam kulkas.

Jika sisa makanan tersebut berasal dari restoran dan disimpan dalam wadah styrofoam atau plastik, baunya bahkan lebih mudah menyebar ke seluruh kulkas dan dapur. Untuk mengurangi bau tak sedap, pindahkan sisa makanan ke wadah kedap udara, lalu simpan di kulkas tidak lebih dari dua hingga tiga hari.