5 Karya Maestro Lukis Sering Jadi Sasaran Protes

100

Baru-baru ini, media maya diramaikan dengan aksi dua aktivis lingkungan yang melempar sup ke gambar “Mona Lisa” di Louvre Museum, Paris, untuk menggaungkan sistem pangan yang berkelanjutan. Gambar “Mona Lisa” sendiri dilapisi dengan kaca, sehingga aksi pelemparan sup ini nggak merusak mahakarya Leonardo da Vinci tersebut.

Sebagaimana dilansir CBS News, sebanyak dua perempuan melemparkan sup ke gambar “Mona Lisa”, pun meneriakkan kata-kaya “Apa yang paling penting? Seni atau hak untuk makanan sehat dan berkelanjutan?”

Di sisi lain, ini bukanlah pertama kalinya karya seni menjadi target aktivis untuk menyuarakan kekhawatiran mereka. Ada banyak karya maestro lukis yang sering dijadikan sasaran protes . Penasaran dengan apa saja? simak di bawah ini!

 

1. Lukisan Mona Lisa

Area Museum Louvre di Paris, Prancis, pada Minggu (28/1/2024) mendadak heboh. Dua orang aktivis melempar sup kalengan ke lukisan Mona Lisa yang menjadi koleksi dari museum paling terkenal di Prancis tersebut.

Melansir Dailymail, kedua pelempar sup tersebut diduga adalah bagian dari kelompok gerakan lingkungan Riposte Alimentaire (Perlawanan Makanan), seperti terlihat dari kaus yang mereka kenakan.

Beruntung, staf keamanan langsung turun tangan menangani aksi tersebut. Lukisan karya Leonardo da Vinci ini juga selamat dan tidak mengalami kerusakan. Sebab, lukisan telah dilindungi lapisan kaca tebal.

 

2. Lukisan Sunflowers

Lukisan Sunflowers karya Vincent Van Gogh juga tak lepas dari medium aksi protes. Pada Jumat (14/10/2022), lukisan yang disimpan di Galeri Nasional di London tersebut mendapat penyerangan dari dua aktivis lingkungan Just Stop Oil.

Baca Juga:  DAY6 Umumkan Tanggal Comeback dan Perilisan Mini Album Fourever

Mereka melakukan aksi pelemparan saus tomat tepat ke arah lukisan. Saus tomat tersebut juga menempel di dinding di bawah lukisan. Aksi tersebut sontak langsung menarik perhatian pengunjung, lewat potongan video singkat protes mereka juga menyebar ke seluruh dunia.

 

3. Lukisan Claude Monet

Lukisan karya Claude Monet berjudul Grainstacks yang terpacak di Museum Barberini, Potsdam, Jerman, mendapat serangan oleh dua aktivis perubahan iklim Last Generation. Mereka melempar kentang tepat ke arah lukisan tersebut.

Namun, pihak museum memastikan lukisan tetap aman. Sebab, karya tersebut dilindungi kaca, sehingga tidak ada cairan yang bisa menembus, dan lukisan tersebut tetap terjaga. Para pelaku penyerangan terhadap karya sang seniman telah ditangkap.

 

4. Lukisan Girl with a Pearl Earring

Lukisan Girl with a Pearl Earring karya Johannes Vermeer mendapat aksi pengrusakan oleh para aktivis. Satu orang menempelkan kepalanya ke kaca yang melindungi lukisan abad ke-17 karya Johannes Vermeer, sisanya menempelkan tangannya ke dinding hijau di sebelah karya seni tersebut.

Pihak museum melaporkan bahwa cairan merah juga dilemparkan selama penyerangan tersebut, namun lukisan tersebut tampaknya tidak rusak. Aktivis perubahan iklim yang diketahui asal Belgia tersebut kemudian dijatuhi hukuman dua bulan penjara oleh pengadilan Belanda.

 

5. Lukisan Death and Life

Terakhir ada Lukisan Death and Life karya Gustav Klimt yang disimpan di Museum Leopolddi di Wina juga menjadi aksi serangan protes aktivis. Lukisan terkenal tersebut disiram cairan. Ada juga yang menempelkan tangan ke bingkai lukisan tersebut.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kovermag/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353