5 Gejala pada Kaki yang Menandakan Masalah Kesehatan Serius

Tubuh sering kali mencoba mengirimkan tanda peringatan dini saat ada yang salah. Dan terkadang, tanda-tanda tersebut muncul diam-diam di kaki.

Mudah untuk mengabaikan sedikit kesemutan atau sedikit nyeri tumit setelah seharian beraktivitas, tetapi perubahan tertentu pada kaki dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius.

Kaki menopang tubuh sepanjang hari, jadi saat ada yang salah di dalam, kaki cenderung bereaksi terlebih dahulu. Dan, berikut adalah 5 gejala yang perlu Anda perhatikan.

1. Kaki Gatal Terus-menerus

Rasa gatal yang muncul sesekali pada kaki bisa jadi karena kulit kering atau infeksi jamur. Namun, jika kamu merasakan gatal terus-menerus disertai kemerahan atau kulit pecah-pecah, bisa jadi menandakan adanya kutu air, infeksi jamur yang umum.

Perlu diketahui Beauties, orang dengan kondisi diabetes lebih rentan terhadap infeksi semacam itu, karena kadar gula yang tinggi melemahkan respons imun. Selain itu, kondisi kulit kronis seperti eksim atau psoriasis juga bisa muncul pertama kali di kaki.

2. Nyeri Tumit yang Semakin Parah di Pagi Hari

Apakah akhir-akhir ini kamu sering merasakan nyeri yang menusuk tajam di tumit setelah bangun tidur? Jika iya, bisa jadi ini merupakan tanda plantar fasciitis. Kondisi ini dapat terjadi ketika jaringan yang menghubungkan tulang tumit dengan jari kaki mengalami peradangan.

Meskipun hal tersebut lebih terdengar seperti masalah ortopedi daripada internal, namun pada beberapa orang, peradangan juga dapat dikaitkan dengan masalah autoimun seperti artritis reumatoid atau ankylosing spondylitis. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan sendi yang meluas.

3. Rasa Geli Atau Seperti Ditusuk-tusuk Jarum

Sering merasakan kesemutan atau mati rasa pada kaki bisa jadi bukanlah hal sepele. Kondisi tersebut juga dapat dikaitkan dengan kerusakan saraf, yang sering kali disebabkan oleh diabetes. Kondisi ini disebut neuropati diabetik.

Baca Juga:  Sederet Manfaat Air Rendaman Kurma bagi Kesehatan

Seiring berjalannya waktu, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf, mulai dari kaki dan menjalar ke atas. Selain itu, kekurangan vitamin, terutama vitamin B12 atau masalah saraf yang berhubungan dengan alkohol, terkadang juga dapat muncul dengan cara ini.

4. Kaki Dingin

apakah kakimu terasa dingin meski saat cuaca hangat? Jika iya, bisa jadi itu tanda sirkulasi darah yang buruk. Ketika darah tidak mengalir dengan baik, seperti pada penyakit arteri perifer (PAD), maka kaki akan mulai kehilangan kehangatan. PAD dapat terjadi ketika arteri menyempit karena timbunan lemak, sehingga darah sulit mencapai kaki dan telapak kaki.

Selain itu, hal tersebut juga dapat berhubungan dengan masalah jantung atau diabetes. Di samping itu, masalah tiroid juga dapat menyebabkan kaki dingin, terutama jika kurang aktif (hipotiroidisme). Ketika tubuh melambat, aliran darah pun melambat, sehingga menyebabkan rasa dingin yang terus-menerus di jari kaki.

5. Menyeret Kaki Sedikit Saat Berjalan

Ketika kamu tidak mampu atau kesulitan untuk mengangkat bagian depan kaki saat berjalan, maka kondisi ini disebut foot drop. Ini bukanlah suatu penyakit, tapi gejala dari sesuatu yang lebih besar, seperti gangguan neurologis.

Foot drop dapat terjadi ketika otot-otot yang mengangkat bagian depan kaki melemah. Kondisi seperti multiple sclerosis, stroke, atau bahkan diskus tulang belakang yang bergeser dapat mempengaruhi saraf yang bertanggung jawab atas pergerakan kaki. Meskipun kondisi ini tidak kentara, tetapi termasuk tanda bahaya bahwa sistem saraf perlu diperiksa lebih lanjut.