5 Cara Berbuka Puasa yang Aman untuk Penderita Asam Lambung

Gejala yang biasa terjadi saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut (regurgitasi asam) dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati (heartburn). Selain itu, penderita GERD juga kerap merasakan mual dan muntah, begah, nyeri dada, bahkan gangguan pernapasan. Meskipun tak mudah menjalaninya, pada dasarnya semua penderita GERD boleh berpuasa.

Namun, bagi mereka penderita asam lambung, perlu berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman saat berbuka. Karena salah memilih makanan dan minuman saat berbuka, bisa saja memicu keluhan seperti perih, mual, dada panas.

Bukan berarti penderita GERD tidak dapat puasa, selama menjalankan pola hidup sehat, gejala GERD akan berkurang. Ikuti tips di bawah ini agar aman berpuasa, antara lain:

Pilih Makanan yang Ramah di Lambung

Pastikan konsumsi makanan tinggi serat larut, protein, dan karbohidrat kompleks untuk sahur dan berbuka puasa. Ketiganya ramah di lambung dan dicerna lebih lambat, sehingga memberikan efek kenyang lebih lama. Hindari makanan yang picu asam lambung naik, seperti makanan pedas, berminyak, dan asam terutama saat perut kosong.

Pilihlah makanan yang tidak memicu produksi asam berlebihan. Mengutip dari detikEdu, penderita asam lambung disarankan mengonsumsi makanan seperti daging rendah lemak (dada ayam atau ikan), dan buah yang tidak asam (pir, apel, dan pisang) dengan proses pengolahan secara kukus, rebus, atau panggang.

Atur Porsi Makan

Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, jadi tidak langsung masuk banyak makanan yang bisa bikin asam lambung naik. Lebih baik berbuka dengan sesuatu yang ringan dan bernutrisi, seperti kurma dan Hotto Purto. Minuman multigrain dan ubi ungu yang berserat tinggi dan nyaman dikonsumsi saat perut kosong. Cocok jadi takjil saat buat puasa.

Minum Air Putih yang Cukup

Pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih 8 gelas per hari dengan pembagian 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka dan 4 gelas sepanjang malam sebelum tidur.

Konsumsi Makanan Ringan Terlebih Dahulu

Setelah minum hangat, jangan langsung mengonsumsi makanan berat ya, Beauties. Berbukalah dengan makanan ringan, lembut, dan mudah dicerna. Kamu bisa memilih mengonsumsi 1-3 butir kurma, pisang matang, kentang rebus, bubur, sup bening, dan sebagainya.

Jangan Langsung Rebahan Setelah Berbuka

Setelah makan besar, sebaiknya kamu tidak langsung rebahan atau tidur ya, Beauties. Karena posisi berbaring dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Sebaiknya, tunggu minimal 2-3 jam setelah makan sebelum tidur. Kamu bisa duduk santai dulu atau berjalan ringan lebih dianjurkan.