
Apakah ada diantara sobat kover yang masih suka bingung bagaimana cara menurunkan kolesterol? Jika iya, sekarang tak perlu bingung lagi. Pasalnya, selain berobat ke dokter atau minum obat, ada cara lainnya yang bisa anda lakukan guna menurunkan kolesterol loh. Adapun caranya ialah dengan meminum air rebusan rempah.
Ada banyak air rebusan rempah yang ampuh untuk menurunkan kolesterol dan bisa dikonsumsi secara rutin di rumah. Selain lebih terjangkau, pilihan alami ini juga minim efek samping. Maka dari itu, tak ada salahnya mencobanya. Nah lantas apa sajakah jenis air rebusan rempah yang dipercaya ampuh membantu menurunkan kolesterol? Merangkum dari berbagai sumber, simak selengkapnya disini !
Rebusan Daun Asam Jawa
Asam jawa kerap dimanfaatkan untuk bahan masakan atau campuran minuman herbal. Namun, siapa sangka, daun asam jawa ternyata bisa jadi air rebusan alami yang ampuh untuk menurunkan kolesterol.
Selain rasanya yang segar dan agak asam, daun ini mengandung flavonoid dan tanin yang dapat membantu menurunkan kadar LDL. Tidak hanya itu, air rebusan ini juga bantu meredakan nyeri dan menjaga daya tahan tubuh.
Air Rebusan Daun Salam
Tahukah anda bahwa daun salam bukan hanya digunakan sebagai penambah aroma masakan, tetapi juga punya manfaat besar untuk kesehatan. Air rebusan daun salam dikenal sebagai air rebusan alami yang ampuh untuk menurunkan kolesterol.
Setiap lembar daun salam memiliki kandungan minyak atsiri, sitral, tanin, metal kavikol, flavonoid, hingga eugenol. Kandungan antioksidan dan senyawa flavonoid dalam daun salam bisa membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Selain bantu atasi kolesterol, daun salam juga baik untuk pencernaan dan mengontrol gula darah, loh!
Air Rebusan Daun Kelor
Daun kelor dikenal sebagai superfood karena kandungan nutrisinya yang tinggi, termasuk vitamin, mineral, dan antioksidan. Tak heran jika air rebusan daun kelor disebut-sebut sebagai salah satu air rebusan alami yang ampuh untuk menurunkan kolesterol.
Daun kelor bekerja dengan cara menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik), serta membantu detoksifikasi tubuh secara alami. Bahkan, sejak zaman dahulu air rebusan daun kelor sudah banyak digunakan sebagai obat tradisional di Asia.
Air Rebusan Daun Pandan
Tak hanya beraroma wangi, daun pandan juga bermanfaat untuk orang dengan kolesterol tinggi. Daun pandan ditemukan efektif menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Daun ini juga bisa membantu menjaga kinerja jantung tetap berjalan maksimal.
Air Rebusan Daun Jati Belanda
Selain daun salam dan daun asam jawa, ada juga daun jati belanda yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan pada setiap lembar daun jati belanda kaya akan tanin, saponin, alkaloid hingga flavonoid.
Bahkan daun jati belanda selama ini dikenal sebagai salah satu tanaman obat yang mampu meredakan berbagai penyakit. Bukan hanya itu, daun jati belanda juga cenderung mudah dijumpai pada beberapa wilayah di Indonesia.
Air Rebusan Daun Kemuning
Meskipun daun kemuning mungkin terdengar asing bagi sebagian masyarakat, tetapi air rebusannya ternyata mampu membantu dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi. Biasanya tanaman kemuning mudah dijumpai karena sering kali tumbuh liar di semak belukar.
Kemuning juga kerap dijadikan sebagai tanaman hias bagi sebagian orang. Pada daun kemuning menyimpan kandungan eugenol, paniculatin, tanin, cadinene, citronellol, hingga coumurrayin. Daun kemuning inilah yang dapat membantu dalam menumpas kolesterol berlebih di dalam tubuh.
Rebusan Daun Kepel
Pernah mendengar pohon kepel? Secara umum, jenis tanaman ini merupakan endemik khas Jogja. Meskipun mudah dijumpai di sekitar wilayah Jogja, tetapi pohon kepel juga bisa tumbuh di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Kepel atau bisa juga disebut sebagai burahol ini biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menurunkan kadar kolesterol. Bagian yang digunakan adalah daun kepel muda yang biasanya disantap sebagai lalapan. Namun, orang yang tidak menyukai lalapan daun kepel muda, lebih memilih untuk meminum air rebusannya.
Air Rebusan Daun Tempuyung
Selanjutnya ada daun tempuyung yang juga dapat dimanfaatkan sebagai penurun kolesterol tinggi yang alami. Serupa dengan kemuning, tempuyung juga biasanya tumbuh liar di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk menanamnya di rumah sebagai salah satu tanaman obat. Salah satu bagian tempuyung yang dimanfaatkan adalah daunnya. Daun tempuyung menyimpan kandungan flavonoid, kalium, mannitol, inositol, hingga silika yang mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
Air Rebusan Jahe Merah
Jahe merah sudah lama dikenal sebagai rempah serbaguna yang menyehatkan. Kandungan gingerol di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu kurangi peradangan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi.
Minum air rebusan alami dari jahe merah secara teratur juga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki metabolisme tubuh. Tambahkan sedikit madu atau perasan lemon untuk rasa yang lebih nikmat sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Air Rebusan Temulawak
Temulawak terkenal dalam dunia pengobatan tradisional karena kemampuannya yang dapat membantu atasi masalah pencernaan dan hati. Tapi bukan cuma itu, air rebusan temulawak juga efektif sebagai air rebusan alami yang ampuh untuk menurunkan kolesterol.
Kandungan kurkumin dan antioksidan pada temulawak bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, temulawak juga dapat meningkatkan aliran empedu untuk membuang lemak dari tubuh.


