
Sobat Kovermagz pernah tiba-tiba merasa telinga berdengung? Suara ini mungkin muncul samar, tapi lama-lama bisa jadi mengganggu dan bikin kamu tidak nyaman beraktivitas. Hati-hati! Banyak yang menganggapnya sepele, padahal telinga berdengung bisa jadi tanda awal gangguan pendengaran.
Ketika sel-sel rambut rusak (misalnya akibat suara keras atau obat -obatan), sirkuit di otak tidak menerima sinyal yang mereka harapkan. Hal ini merangsang aktivitas abnormal di neuron, yang menghasilkan ilusi suara atau telinga berdenging
Menurut British Tinnitus Association, telinga berdengung lazim dialami orang yang kemampuan pendengarannya berangsur-angsur hilang karena usia atau menderita penyakit telinga lain. Tapi tak jarang orang dengan pendengaran normal juga merasakannya.
Terdapat setidaknya tiga cara menghentikan telinga berdengung. Penasaran dengan apa saja? simak selengkapnya cara penanganan telinga berdengung yang dilansir dari berbagai sumber:
Perawatan Mandiri
Anda pun bisa melakukan beberapa hal agar suara dengung ini dapat berkurang. Di antaranya yaitu:
- Lakukan relaksasi sehingga membuat lebih rileks.
- Hindari tempat sunyi, Anda bisa memutar musik atau suara lainnya.
- Kenakan alat bantu dengar jika perlu.
- Jaga tekanan darah agar tetap stabil.
Obat-obatan
Sejumlah obat telah diteliti untuk mengatasi masalah telinga berdengung. Penggunaan obat anti-gelisah seperti valium dalam dosis rendah bisa membantu mengurangi tinitus. Beberapa orang juga bisa menghentikan telinga berdengung dengan steroid dan obat anti-gelisah alprazolam.
Tinnitus retraining therapy
Ini adalah terapi pembiasaan telinga pada tinitus. Metode tinnitus retraining therapy (TRT) terdiri atas dua bagian:
- Orang yang mengalami masalah telinga berdengung memutar sumber suara yang netral ke mana pun ia pergi, termasuk dengan generator suara, guna menutupi dengungan.
- Orang tersebut menjalani konseling dengan terapis TRT atau audiolog.
Lama terapi ini berkisar 12-24 bulan dan punya tingkat keberhasilan tinggi jika ditangani oleh ahlinya.
Implan koklea
Prosedur bedah ini disebut bisa mengatasi tinitus, tapi sebetulnya khusus diterapkan pada orang yang mengalami masalah pendengaran berat.
Meski telinga berdengung kerap tak bisa dicegah, ada sejumlah tindakan untuk membantu mengurangi risiko gangguan itu. Misalnya menggunakan penyumbat telinga di tengah suara bising dan tidak memutar volume terlalu kencang. Bila merasakan ada gejala tinitus, segeralah temui dokter telinga untuk berkonsultasi lebih lanjut.


