
Banyak orang yang memulai harinya dengan mengonsumsi minuman favorit. Mana yang kamu pilih, teh atau kopi? Meskipun sama sama memiliki segudang manfaat. Masih banyak yang bertanya-tanya mana yang lebih sehat diantara teh atau kopi.
Selama Anda tidak membuat kopi atau teh hijau dengan campuran gula atau krim, kedua minuman tersebut dapat menjadi sumber nutrisi yang baik untuk pencegahan penyakit. Namun, Melansir dari Verywell Health, terdapat sejumlah perbedaan penting dalam komposisi dan efek masing-masing minuman, yang bisa membantu menentukan mana yang lebih cocok untuk gaya hidup kamu.
Penasaran lebih jauh mengenai mana yang lebih sehat, kopi atau teh? Simak penjelasannya di bawah ini!
Kopi dan teh sama-sama mengandung kafein
Menurut artikel dari Verywell Health, teh mengandung sekitar 29 mg kafein per cangkir (sekitar 240 ml). Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan kopi atau bahkan beberapa jenis teh lainnya. Meski kadarnya rendah, kafein pada green tea tetap bisa membantu meningkatkan kewaspadaan dan energi tanpa menimbulkan “jitters” berlebihan.
Di sisi lain, kopi hitam memiliki kandungan kafein jauh lebih tinggi, dan ini memberikan dorongan energi yang lebih besar. Kopi juga mengandung senyawa antioksidan seperti asam klorogenik yang memiliki kemampuan menurunkan peradangan dan mendukung kesehatan jantung. Karena dorongan kafeinnya lebih kuat, kopi bisa jadi pilihan tepat ketika kamu membutuhkan energi lebih besar, misalnya di pagi hari atau saat bekerja.
Efek samping kopi dan teh hijau
Meskipun kopi dan teh hijau dikenal karena manfaatnya, keduanya juga memiliki beberapa kelemahan dan efek samping.
Penelitian menunjukkan bahwa kopi dan teh manis merupakan salah satu makanan yang berkontribusi terhadap tingginya asupan gula pada orang dewasa. Hal ini terkait dengan penambahan berat badan, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gigi berlubang.
Di sisi lain, meskipun kafein dianggap sebagai obat yang bermanfaat, mengonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti kecemasan dan gangguan tidur yang disebabkan oleh kafein.
Bukti menunjukkan bahwa asupan kafein secara kronis dapat menyebabkan peningkatan kewaspadaan dan kecemasan. Jika dikonsumsi dalam dosis tinggi di atas 400 mg per hari dapat memperburuk gejala kecemasan, gangguan panik, dan insomnia.
Selain itu, penggunaan kafein dapat menyebabkan ketergantungan pada beberapa orang.
Teh vs. Kopi: Mana yang Lebih baik ?
Seperti yang sudah dibahas diatas, ada banyak manfaat antara minum teh dan kopi. Mengganti kopi pagi Anda dengan secangkir teh adalah cara sederhana dan mudah untuk meningkatkan kesehatan Anda.
Keseimbangan antara konsumsi green tea dan kopi juga penting. Jika tujuan kamu adalah menjaga kesehatan jangka panjang, penurunan stres oksidatif, dan manfaat antioksidan, green tea bisa menjadi minuman harian yang sangat cocok. Sementara kalau kamu butuh stimulasi kafein yang lebih nyata, kopi hitam bisa jadi pilihan yang sehat asalkan tidak diminum berlebihan.
Namun, seperti semua hal dalam hidup, tidak ada satu jawaban yang cocok untuk semua orang. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan, preferensi rasa, dan bagaimana tubuh kamu merespons kafein dan senyawa aktif lainnya.


