Sederet Kulit Buah dan Sayur yang Kaya Nutrisi

Siapa sangka kulit buah dan sayur yang biasanya dibuang ternyata punya banyak manfaat lho, Sobat Kover. Lapisan luar yang terbuang itu justru menyimpan banyak nutrisi, vitamin, dan serat, serta menambahkan tekstur dan cita rasa yang nikmat pada hidangan.

Dikutip dari Verywell  Theresa Gentile, RDN , Juru Bicara Nasional untuk Akademi Nutrisi dan Dietetika, bahwa “kulit buah dan sayur merupakan sumber nutrisi fungsional yang kurang dimanfaatkan dan terbuang sia-sia. Kulit buah dan sayur mengandung berbagai senyawa sehat yang biasanya dibuang begitu saja.”

Berikut adalah kulit buah dan sayuran yang dapat membantu Anda mendapatkan nutrisi yang dilansir dari berbagai sumber:

Kulit Pisang – Tinggi Zat Besi, Kalsium, dan Magnesium

Kulit pisang mengandung zat besi, kalsium, dan magnesium yang penting untuk kesehatan tulang dan darah. Zat besi berperan dalam mencegah anemia, sementara kalsium dan magnesium sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang serta fungsi saraf.

Kulit pisang juga mengandung senyawa bioaktif yang memiliki efek antidepresan ringan, sehingga bisa membantu memperbaiki suasana hati. Cara mengonsumsinya bisa dengan merebus kulit pisang, mengeringkannya untuk dibuat teh, atau mencampurnya ke dalam adonan kue.

Kulit Labu – Punya Sifat Antijamur

Kulit labu sering dibuang karena teksturnya yang agak keras, padahal justru di bagian inilah terdapat senyawa penting dengan sifat antijamur alami. Senyawa fenolik dalam kulit labu berfungsi melawan pertumbuhan jamur dan bakteri, sehingga baik untuk kesehatan pencernaan maupun sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian di Korea pada tahun 2010 menunjukkan bahwa ekstrak kulit labu bisa menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans yang sering menjadi penyebab infeksi. Selain itu, kulit labu juga kaya akan serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan.

Kulit Kentang – Kaya Asam Lipoat

Sayur yang satu ini mengandung asam lipoat, sejenis antioksidan yang berperan penting dalam membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi. Selain itu, senyawa ini juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan saraf dan pengurangan risiko komplikasi pada penderita diabetes.

Baca Juga:  Sederet Manfaat Air Rendaman Kurma bagi Kesehatan

Mengkonsumsi kentang secara teratur, kulit kentang bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kulit kentang bisa kamu konsumsi saat kamu membuat kentang tumbuk atau kentang panggang. Cukup sikat kentang agar bersih dari kotoran dan oleskan dengan minyak zaitun sebelum dipanggang.

Kulit Kiwi – Sifat Prebiotik yang Tinggi

Sobat Kovermagz yang biasanya makan kiwi dengan dikupas sebaiknya stop mulai sekarang. Sebaiknya menikmati daging buah kiwi beserta kulitnya yang manis dan segar sangat dianjurkan.

Faktanya kulit kiwi memiliki kandungan prebiotik tinggi yang berfungsi mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Prebiotik ini berperan penting dalam meningkatkan kesehatan pencernaan sekaligus memperkuat sistem imun.

Konsumsi kulit kiwi bisa meningkatkan jumlah bifidobacteria, yaitu bakteri baik yang membantu pencernaan. Selain itu, kulit kiwi juga kaya vitamin E dan flavonoid yang memiliki efek antioksidan. Jika kurang nyaman dengan teksturnya, kulit kiwi bisa diblender bersama daging buahnya menjadi smoothie yang segar dan menyehatkan.

Kulit Jeruk – Kaya Antioksidan dan Mineral

Kulit jeruk terkenal dengan aroma segar dan rasa pahitnya. Namun di balik itu, kulit jeruk menyimpan segudang nutrisi seperti vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan antioksidan flavonoid. Nutrisi ini sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan tulang, serta menjaga fungsi jantung.

Kandungan flavonoid dalam kulit jeruk mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Tidak hanya itu, kandungan vitamin C yang tinggi juga mempercepat penyembuhan luka dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Kulit jeruk bisa kamu manfaatkan sebagai infused water, campuran teh, atau bahkan dijadikan selai alami.