Sederet Kegiatan yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental Anak

Tidak hanya kesehatan tubuhnya, kesehatan mental anak juga tak kalah penting diperhatikan. Ada berbagai macam kegiatan yang ternyata sudah terbukti baik untuk kesehatan mental Si Kecil. 

Aktivitas fisik tidak hanya penting bagi kesehatan fisik anak, tetapi juga memiliki peran besar dalam meningkatkan kesehatan mental mereka. Banyak penelitian menunjukkan bahwa olahraga dan aktivitas fisik dapat membantu anak-anak mengelola stres, kecemasan, dan bahkan memperbaiki suasana hati. Di era digital di mana anak-anak cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar, penting untuk memahami manfaat aktivitas fisik bagi kesejahteraan emosional dan mental anak.

Sebagai orang tua, berikut deretan kegiatan  yang bisa meningkatkan kesehatan mental anak. Simak!

Mendengarkan atau membuat musik

Musik seringkali merupakan pelampiasan emosi yang kuat sehingga bisa mencerahkan suasana hati, Bunda. Studi tahun 2022 menemukan bahwa intervensi kesehatan mental yang menampilkan musik membantu meningkatkan harga diri, mengurangi isolasi sosial, dan mengurangi gejala depresi serta kecemasan pada remaja.

Anak-anak dari segala usia bisa memperoleh manfaat dari mendengarkan serta menciptakan musik, Bunda. Faktanya, musisi Billie Eilish pun melakukan hal yang sama untuk mengeksplorasi rasa depresinya.

Permainan Puzzle

Mengutip An Artful Mom, permainan teka-teki atau puzzle yang membutuhkan strategi akan membantu seseorang meningkatkan konsentrasinya sehingga bisa memecahkan berbagai masalah di luar sana.

Cara ini bagus untuk melatih fokus anak apalagi ketika berhasil menyelesaikan permainan tersebut, anak akan merasa puas. Keberhasilan ini juga berkaitan dengan suasana hati dan peningkatan kesehatan mental.

Menari

Sekarang siapa saja bisa menari termasuk anak Beauties untuk belajar mengekspresikan emosi yang dirasakan. Menari adalah hobi yang menyenangkan dan menenangkan karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Ketika menari, biarkan tubuh bergerak mengikuti irama musik yang bisa membebaskan rasa lelah dan bersifat terapeutik. Beauties juga bisa menari bersama anak di sela-sela aktivitas.

 Menggambar

Hobi anak TK yang bermanfaat untuk anak berikutnya adalah menggambar. Hobi anak satu ini tergolong sebagai aktivitas yang menyenangkan dan bisa dilakukan di rumah.

Saat menggambar, si kecil akan dilatih untuk membuat pola, menciptakan bentuk, dan memilih warna, sehingga hobi anak ini bisa membantu mengasah kreativitas, ketekunan, serta ketelitiannya.

Nah, untuk mendorong anak yang memiliki hobi menggambar, Anda bisa menyediakan peralatannya di rumah dan membiarkan si kecil menuangkan imajinasinya sekreatif mungkin. 

Mewarnai buku

Ada alasan mengapa bahkan orang dewasa menggunakan buku mewarnai untuk bersantai dan fokus. Hal ini ternyata membantu seseorang menjadi rileks dan melepaskan pikiran yang membuat stres.

Mewarnai membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik, kreativitas, dan konsentrasi. Namun, itu juga bisa berfungsi sebagai bentuk perhatian yang dapat meredakan kecemasan dan membantu anak-anak berlatih menikmati hidup di saat ini.

Satu studi di tahun 2015 pun menemukan bahwa mewarnai secara signifikan mampu mengurangi gejala kecemasan pada anak-anak yang akan mengikuti tes ejaan. Bunda bisa mendorong minat unik anak dengan membiarkan mereka memilih buku mewarnai mereka sendiri.

Bermain Musik

Jenis hobi anak sekolah yang bermanfaat selanjutnya adalah bermain musik. Memiliki hobi bermusik bisa membantu untuk melatih kemampuan motorik si kecil, lho.

Sebab, bermain musik bukan sekadar melibatkan suara, tetapi juga membutuhkan gerakan jari di waktu yang bersamaan.

Selain itu, berdasarkan informasi yang tercantum dalam Learning Potential juga disebutkan bahwa belajar bermain alat musik juga bisa membantu meningkatkan daya ingat anak dan kinerja otak.

Olahraga

Mengutip Good Housekeeping,hobi yang bisa meningkatkan kesehatan mental anak adalah olahraga dan permainan aktif. Beauties bisa mengenalkan anak tentang sepak bola, bulu tangkis, dan olahraga lainnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di tahun 2021, anak-anak yang aktif berolahraga dinilai memiliki risiko lebih rendah terkena gangguan kecemasan dan depresi. Olahraga bisa melatih kontrol diri dan kerja sama sambil tetap bermain dengan teman sebaya mereka. Beauties bisa memilih jenis olahraga yang sekiranya sesuai dengan minat anak.

Baca Juga:  Hindari! Ini 5 Barang di Rumah Bisa Meningkatkan Risiko Kanker