Menurut penemuan, praktik kanibalisme pada suku Amahuaca ini seperti membuang mayat dan membiarkannya membusuk, lalu diletakkan dalam wajan besar di atas api sampai menjadi abu. Kemudian abu tersebut ditumbuk menjadi halus dan dicampur ke dalam beberapa tong besar yang terbuat dari pohon berlubang.
Kisah kanibalisme Suku Amahuaca ditemukan dari sebuah catatan milik seorang misionaris yang hendak mengabarkan Injil. Misionaris itu menuliskan bahwa Suku Amahuaca akan memakamkan jasad keluarga atau kerabat mereka selama sebulan hingga membusuk.
Jasad yang telah membusuk akan dimasak dalam sebuah panci besar hingga menjadi abu. Abu itu kemudian akan ditumbuk halus dan dicampur ke dalam tong besar yang terbuat dari pohon yang berlubang. Terakhir, semua orang akan meminumnya bersama-sama.
5. Suku Aztec-Meksiko
Menurut catatan sejarah, suku Aztec terkenal karena melakukan ritual pengorbanan manusia dan praktik kanibalisme. Para bangsawan dan anggota suku terkemuka lainnya akan disajikan dengan tubuh mayat yang dikorbankan.
Kanibalisme suku Aztec ini meluas di tengah kelaparan, namun menurut gagasan lainnya ritual ini adalah cara mereka berkomunikasi dengan para dewa.
Orang-orang yang ditumbalkan akan dicabut jantungnya saat mereka dalam keadaan hidup dan jantungnya masih berdetak. Kemudian tumbal ini akan dimasak dan dimakan beramai-ramai. Kabarnya, selama setahun, Suku Aztec dapat mengorbankan lebih dari seribu jiwa sebagai tumbal.



