
Michelin Star adalah gelar bergengsi bagi pemilik bisnis kuliner. Penghargaan ini dapat menjadi simbol prestise dari sebuah restoran. Tentu restoran yang telah meraih Michelin Star dapat meningkatkan peluang bisnisnya. Karena biasanya masyarakat akan lebih tertarik untuk singgah di restoran dengan penghargaan ini.
Michelin Guide sudah ada di berbagai negara, namun Indonesia belum memiliki restoran yang dianugerahi Michelin star. Salah satu alasan kenapa tidak ada restoran Michelin star Indonesia adalah karena Michelin Guide belum meluncurkan panduan di Indonesia.
Pnasaran lebih dalam mengenai michelin Star? langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini
Asal Usul Michelin Star
Michelin Star berasal dari Michelin Guide yang pertama kali terbit pada 1900 oleh perusahaan ban Michelin di Prancis. Awalnya, buku ini merupakan panduan perjalanan untuk mendorong orang Prancis lebih sering bepergian dengan mobil. Semakin sering orang berkendara, semakin cepat ban aus dan semakin besar kebutuhan untuk mengganti ban.
Di dalam Michelin Guide awal, isinya bahkan bukan soal restoran, melainkan peta, bengkel, pom bensin, dan tempat menginap. Seiring meningkatnya budaya bepergian, rekomendasi restoran ditambahkan, lalu berkembang menjadi sistem Michelin Star yang kini dikenal sebagai standar tertinggi dunia kuliner.
Area Cakupan Michelin Star
Sejauh ini, Michelin Star hanya diberikan di negara dan kota yang tercakup dalam Michelin Guide resmi. Area utamanya meliputi Eropa, Asia (seperti Jepang, Singapura, Thailand, Korea Selatan, China), Amerika Serikat dan Kanada, Amerika Latin, Timur Tengah (Dubai, Abu Dhabi), serta Australia.
Syarat Mendapatkan Michelin Star
Mengutip laman michelin.com, berikut adalah sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan Michelin Star.
1. Keunikan
Untuk meraih Michelin Star, sebuah restoran harus memiliki keunikan dan keunggulan yang “tidak biasa”. Dua hal ini adalah menggambarkan bagaimana inovasi dan dedikasi pemilik restoran untuk menawarkan sajian yang istimewa.
Dengan demikian, para pecinta kuliner yang singgah di restoran ini dapat merasakan sensasi baru yang tak terlupakan dari sajian dan pelayanan yang diberikan.
2. Penggunaan Bahan Baku yang Berkualitas
Bahan baku yang berkualitas menjadi syarat selanjutnya yang harus diperhatikan. Hal ini karena semakin bagus bahan baku yang digunakan, maka cita rasa dari sajian yang dihasilkan pun akan semakin lezat dan memukau.
3. Inovatif dan Kreatif
Sentuhan kreavifitas dan inovasi menjadi hal yang penting untuk meningkatkan keunggulan restoran. Oleh karena itu, staf dapur, terutama koki hendaknya mampu menciptakan cita rasa makanan dengan kombinasi yang menarik.
4. Kualitas yang Konsisten
Pihak Michelin akan menilai konsistensi dari kualitas dan cita rasa sajian yang dihidangkan. Oleh karena itu, meskipun sebuah restoran sudah popular, restoran tersebut perlu senantiasa mempertahankan kualitas hidangan.
5. Berkarakter
Sebuah restoran yang memiliki branding dan karakter yang kuat berpeluang besar untuk meraih penghargaan Michelin Star.
Dengan demikian, selain harus menjaga konsistensi cita rasa hidangan, restoran pun perlu memiliki style yang membedakan dengan restoran lainnya.
6. Pelayanan yang Baik
Pelayanan yang baik juga menjadi syarat yang tidak boleh diabaikan. Pihak Michelin tidak hanya menilai cita rasa hidangan, tetapi juga bagaimana restoran memperlakukan para konsumen dan pelanggannya.


