
Ketika usus dalam kondisi kotor, makanan yang dikonsumsi tidak akan bermanfaat secara optimal. Penyebab usus kotor sebenarnya berawal dari gaya hidup tidak sehat yang dilakukan secara terus menerus.
Kondisi tersebut tentunya harus segera diatasi agar tidak mendapatkan dampak kesehatan yang lebih buruk. Anda bisa mengenali tanda usus sehat, seperti buang air besar secara teratur, feses berwarna cokelat dan tidak keras, serta berat badan ideal.
Jika fungsi usus terganggu, kondisi ini bisa menyebabkan gejala sulit buang angin, sembelit hingga radang usus. Berikut ini beberapa tanda usus kotor dilansir dari berbagai sumber. Yuk simak!
Sering Merasa Lelah
Gejala kelelahan bisa terjadi karena ketidakseimbangan mikroba di usus. Penelitian membuktikan bahwa orang yang mengalami kelelahan juga dapat mengidap sindrom iritasi usus besar (IBS).
Gangguan IBS termasuk kondisi umum yang memengaruhi sistem pencernaan. Gejalanya meliputi kram perut, diare, dan sembelit.
Kesulitan untuk Tidur
Masih berkaitan erat dengan poin sebelumnya, tanda usus kotor lainnya adalah kamu mengalami kesulitan untuk tidur. Hormon serotonin banyak diproduksi di usus, sehingga ketika ususmu mengalami inflamasi atau sedang bermasalah, produksi hormon ini akan berkurang.
Padahal hormon serotonin berperan besar terhadap perasaan serta siklus tidurmu. Sehingga ketika kamu merasa mulai kesusahan tidur belakangan ini, bisa saja itu adalah sinyal yang sedang dikirimkan oleh ususmu.
Berat Badan Naik atau Turun
Jika mikroba usus tidak seimbang, tubuh akan kesulitan menyerap nutrisi, lemak, dan mengelola kadar gula darah. Hal ini bisa menyebabkan berat badan naik atau turun akibat pertumbuhan bakteri yang berlebihan.
Anda bisa menjaga berat badan ideal dengan membatasi asupan makanan atau minuman manis, rutin berolahraga, dan perhatikan ukuran porsi makan.
Iritasi Kulit
Selain itu, penelitian pada jurnal Frontiers in Microbiology juga menunjukkan hubungan antara usus yang tidak sehat dan masalah kulit seperti jerawat, psoriasis, dan eksim. Ini disebabkan karena mikrobioma usus memengaruhi kulit melalui mekanisme kekebalan yang kompleks.
Selain itu, studi tersebut turut menyebutkan bahwa probiotik dan prebiotik dapat membantu menyeimbangkan usus, sekaligus mengobati dan mencegah masalah kulit ini.
Sakit Perut
Ciri-ciri usus kotor ditandai dengan sakit perut, rasa tidak nyaman, dan sembelit. Kondisi ini bisa terjadi karena usus mengalami kesulitan dalam mengolah makanan dan membuang kotoran atau racun.
Bahaya usus kotor, seperti sakit perut dapat menimbulkan rasa nyeri paruh dan berkelanjutan apabila tidak segera diobati. Kondisi ini juga bisa disertai dengan gejala lain, seperti perut kembung, mual, dan muntah.
Perut buncit juga menjadi tanda usus kotor. Kondisi ini bisa dicegah dengan menjaga pola makan yang sehat.


