7 Jajanan Tradisional Indonesia yang Gluten-Free

Indonesia dikenal dengan kulinernya yang lezat dan beragam mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Hal ini membuat banyak orang yang suka dengan kuliner Indonesia. Namun, bagi yang memiliki intoleransi gluten atau menjalani gaya hidup gluten free, memilih makanan bisa menjadi tantangan.

Kabar baiknya, banyak jajanan tradisional Indonesia yang secara alami tidak mengandung gluten karena dibuat dari bahan-bahan seperti beras, ketan, singkong, atau ubi. Yuk, kenali beberapa jajanan tradisional Indonesia yang aman dikonsumsi tanpa khawatir akan kandungan gluten!

Klepon

Klepon juga bisa menjadi alternatif camilan buat kamu yang ingin menikmati jajanan gluten free. Terbuat dari tepung ketan yang dibentuk bulat kecil dan diisi gula merah, klepon biasanya disajikan bersama parutan kelapa.

Rasanya yang manis legit dan gurih, berpadu dengan tekstur lembut dan aroma pandan yang harum bikin klepon jadi salah satu jajanan pasar favorit sebagian besar masyarakat Indonesia.

Kue Putu

Kue putu identik dengan suara melengking seperti siulan, yang dihasilkan dari uap panas saat proses pengukusannya. Kue ini dibuat dari tepung beras yang diisi gula merah, lalu dikukus hingga matang. Camilan tradisional ini seringkali disajikan bersamaan dengan klepon dan taburan kelapa parut.

Rasa manis dan aromanya yang khas membuat kue putu disukai banyak orang, termasuk orang-orang yang sensitif terhadap gluten.

Kue Talam

Kue talam merupakan salah satu jajanan pasar khas Betawi yang punya cita rasa manis dan gurih dalam satu gigitan.

Bahan utamanya—tepung beras, tepung tapioka, santan, dan gula jawa—membuat kue ini bebas gluten serta cocok untuk semua kalangan.

Kue Cenil 

Kue cenil adalah jajanan pasar berwarna cerah yang telah dikenal sejak era Kerajaan Mataram Kuno. Terbuat dari tepung tapioka atau singkong, cenil memiliki tekstur kenyal, manis, dan sedikit gurih berkat taburan kelapa parut dan gula cair.

Karena berbahan dasar umbi lokal, kue cenil juga 100% bebas gluten dan menjadi camilan sehat yang cocok untuk segala usia. Kini, banyak generasi muda yang mulai menjualnya dalam versi kekinian dengan topping modern seperti cokelat, keju, atau pandan.

Arem-Arem 

Tidak semua jajanan gluten-free itu manis. Arem-arem, yang sering disebut “onigiri lokal”, menjadi contoh makanan gurih tradisional yang sehat dan mengenyangkan.

Terbuat dari nasi berisi lauk gurih seperti ayam, tempe, atau sayur, kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang, arem-arem tidak mengandung bahan gluten sama sekali.

Praktis untuk bekal kerja, piknik, hingga perjalanan jauh, arem-arem kini bahkan hadir dalam bentuk “ready-to-eat” di berbagai marketplace kuliner online.

Lemper

Lemper adalah cemilan gurih yang terbuat dari beras ketan dengan isian ayam atau abon. Karena bahan utamanya adalah ketan, lemper aman untuk kamu yang menghindari gluten. Lemper sering dijadikan camilan dalam acara-acara tradisional, sekaligus sumber energi karena kandungan karbohidratnya yang tinggi.

Getuk

Getuk merupakan jajanan khas Jawa yang terbuat dari singkong yang dikukus dan dihaluskan, lalu dicampur dengan gula dan sedikit kelapa parut. Ada juga beberapa variasi getuk yang dibuat dari ubi atau talas sebagai bahan utama. Karena berbahan dasar umbi-umbian, getuk sepenuhnya bebas gluten dan cocok untuk pengidap celiac disease maupun yang sensitif terhadap gluten.

Baca Juga:  Jangan Sepele! Ini 5 Tanda Tubuh Butuh Lebih Banyak Air