
Selain kaya akan keanekaragaman budaya, Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara yang masih menjadi habitat alami bagi gajah, khususnya gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus). Menariknya, wisata berbasis satwa, terutama wisata gajah, makin selalu menjadi sorotan yang tak hanya bagi wisatawan lokal saja melainkan mancanegara.
Hal ini dikarenakan wisata gajah tersebut menawarkan berbagai pengalaman mulai dari rekreasi hingga edukatif. Para wisatawan nantinya dapat menyaksikan aktivitas gajah dari dekat, seperti proses perawatan, pemberian pakan, maupun pelatihan yang dilakukan oleh para pawang. Beberapa lokasi juga menyediakan kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan gajah di bawah pengawasan ketat dari petugas.
Nah kali ini tim kovermagz akan merekomendasikan beberapa lokasi yang dapat dikunjungi untuk menikmati wisata gajah. Simak selengkapnya disini!
Tangkahan, Sumatera Utara
Tangkahan di Sumatera Utara dikenal sebagai pusat konservasi gajah. Di sana, pengunjung dapat berinteraksi dengan gajah dalam kegiatan seperti memandikan dan memberi makan. Tempat ini bahkan pernah menjadi lokasi video klip Adu Rayu yang dinyanyikan, Yovie Widianto dan Tulus.
Tangkahan dikelilingi oleh hutan tropis dan sungai sehingga memberikan pengalaman wisata alam yang menawan. Selain interaksi dengan gajah, Tangkahan juga menawarkan aktivitas seperti jungle trekking, river tubing, mengunjungi air terjun, dan jembatan gantung.
Taman Nasional Way Kambas, Lampung
Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung, tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Kawasan ini punya banyak daya tarik, di antaranya karena di dalamnya terdapat pusat konservasi gajah, safari gajah, pusat pelatihan gajah, Way Kambas Rhino Sanctuary, bird watching, dan bisa pula trekking di hutan.
Taman Nasional Way Kambas menawarkan berbagai kegiatan wisata gajah, mulai dari melihat atraksi gajah, memandikan gajah, memberi makan gajah, hingga jungle tracking dan susur sungai untuk menikmati alamnya yang asri. Selain itu, taman nasional ini juga memiliki Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang berfungsi sebagai tempat penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan, dan konservasi gajah.
Taman Nasional Tesso Nilo, Riau
Taman Nasional Tesso Nilo terletak di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Di dalamnya terdapat sedikitnya 360 jenis flora, 107 jenis burung, 50 jenis ikan, 23 jenis mamalia, 18 jenis amfibi, 15 jenis reptil dan 3 jenis primata. Kawasan hutan ini mempunyai daerah yang basah dan kering sehingga memungkinkan untuk berkembangnya kehidupan satwa liar, diantaranya gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus).
Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu area penting untuk konservasi gajah sumatera, karena memiliki habitat yang lebih baik dibandingkan daerah sekitarnya. Di sini, anda dapat melihat gajah, baik gajah jinak yang tergabung dalam tim patroli maupun gajah liar yang hidup di habitatnya. Gajah-gajah yang terlatih tersebut bertugas menjaga dan mengawal gajah liar, serta memantau potensi konflik dengan masyarakat.
Nunukan, Kalimantan Utara
Di kawasan Nunukan, Kalimantan Utara, juga terdapat populasi gajah. Uniknya, populasi gajah di sini cukup berbeda. Gajah yang biasa ditemui berjenis Pygmy elephant atau lebih dikenal dengan gajah mini. Gajah di Nunukan banyak ditemukan di sekitar Sungai Agison dan wilayah di sekitar Kecamatan Tulin Onsoi.
Kawasan yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia ini menjadi habitat favorit bagi gajah-gajah mini dan kerap kali terpantau kamera trap. Akan tetapi, populasi gajah ini diperkirakan terus menurun lantaran menghadapi ancaman dari deforestasi, perkebunan sawit, dan konflik lahan dengan manusia.
Pusat Latihan Gajah Minas, Riau
Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas berlokasi di Desa Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau. Kawasan ini berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Di tempat ini, masih ada beberapa gajah yang belum dijinakkan, meski sebagian besar sudah terlatih dengan baik.
Anda akan punya kesempatan berinteraksi langsung dengan gajah-gajah tersebut dibantu oleh para pawang, mulai dari memandikan, memberi makan, hingga menungganginya. PLG Minas berperan penting sebagai pusat konservasi, pelatihan, serta edukasi masyarakat dalam upaya pelestarian gajah.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung & Bengkulu
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah kawasan pelestarian alam dan benteng terakhir hutan hujan tropis di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Taman nasional ini melindungi ekosistem lengkap dari pantai, dataran rendah, hingga pegunungan, serta memiliki potensi sumber daya hayati dan non hayati yang tinggi. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan merupakan habitat penting bagi gajah sumatera, di samping satwa liar lain seperti badak sumatera dan harimau sumatera.


