
Rendy tak putus asa, ia bangkit kembali dengan mulai berbisnis cake vegetarian secara online dan resmi mendirikan VOI Vegan Restaurant and Pastry Shop (@voi.id) pada tahun 2016 yang beralamat di Jalan Kalingga, Medan.
Berangkat dari keresahannya terhadap menu-menu monoton yang disajikan di berbagai restoran vegetarian, Rendy pun membuat gebrakan dengan menghadirkan beragam hidangan western, asian, chinese dan dessert yang lezat dan sehat.
Selain VOI Vegan Restaurant and Pastry Shop, Rendy kini tengah disibukkan dengan Tales of Food (@talesof_food), sebuah layanan kolaborasi jasa kuliner gastronomi molekuler yang mana waktu, tempat dan menu bisa disesuaikan dengan permintaan customer. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp500.000,00-/orang sudah bisa menikmati appetizer, main course dan dessert dengan ketentuan order tiga bulan sebelumnya dan minimal untuk delapan orang sekali pemesanan.
Pria kelahiran Medan, 23 Maret 1995 ini sudah menyuguhkan aneka kudapan gastronomi molekuler, sebut saja lilin yang bisa dimakan (edible candle), kertas yang bisa dimakan (edible paper), pot bunga yang bisa dimakan (edible plant pot), salju yang bisa dimakan (edible snow), telur rasa mangga, tanah rasa cokelat, dan pohon bonsai yang juga bisa dikonsumsi.
Rendy pun berencana akan membuka outlet Tales of Food dengan perpaduan visual design dan molecular gastronomy yang akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung saat menikmati santapan bersama sahabat dan keluarga.


