Tujuh Buah Untuk Diet

  1. Persik

Lebih dari 85 persen kandungan buah persik adalah air. Kandungan seratnya juga membuat Anda kenyang lebih lama sehingga menahan keinginan untuk makan dan ngemil. 

Alasan lain mengapa buah persik sesuai untuk diet adalah total kalorinya kurang dari 60 kalori, tidak mengandung lemak jenuh, kolesterol, ataupun natrium.

Buah persik pun dipenuhi dengan kandungan vitamin A dan C, yang mengandung mineral penting dan memiliki sifat antioksidan.

 

  1. Kelapa

Air kelapa adalah pilihan yang lebih baik dibanding minuman jus buah buatan atau instan yang biasanya diberi gula tambahan, khususnya sehabis berolahraga karena mengandung banyak elektrolit kalium, natrium dan magnesium.

Air buah kelapa atau cocos nucifera mengandung 16 kalori dan 4,1 gram gula.

Air kelapa juga kaya dengan kandungan asam amino, enzim, potassium, vitamin B, dan vitamin C. Air kelapa juga rendah kalori dan bersifat antioksidan yang sangat baik untuk diet sehat.

94 persen kandungan air kelapa merupakan air yang bebas lemak. Tapi sebaiknya minumlah air kelapa muda karena nutrisinya lebih utuh dibanding kelapa tua.

Untuk daging buahnya antara lain mengandung 77 kalori, 1,4 gram protein, 257 gram kalium, 3.6 gram lemak, 6 mg vitamin C, dan 10 gram gula.

 

6.Grapefruit

Buah untuk diet yang satu ini lebih umum dikenal dengan nama jeruk bali atau pomelo. Jeruk bali memiliki banyak serat dan gula alami yang sangat penting untuk menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat akan membuat perut kenyang dalam waktu lama dan mengurangi rasa lapar dari biasanya. 

Buah ini adalah pilihan diet yang baik terutama bagi mereka yang berisiko terkena penyakit diabetes.

Setengah jeruk bali merah ukuran sedang hanya mengandung 60 kalori dan juga kaya akan air sehingga mencegah kita mengalami dehidrasi saat menjalani diet.

 

  1. Alpukat

Manfaat alpukat untuk diet berasal dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Segudang nutrisi yang dimiliki alpukat antara lain adalah vitamin C, E, K, dan B-6, serta riboflavin, niasin, asam folat, asam pantotenat, magnesium, dan kalium. Alpukat juga menyediakan lutein, beta-karoten, dan asam lemak omega-3.

Meskipun sebagian besar kalori dalam alpukat berasal dari lemak, Anda tidak perlu khawatir. Alpukat penuh dengan lemak tak jenuh yang bermanfaat untuk mengendalikan kadar kolesterol sekaligus  membantu Anda tetap kenyang.

Pada prinsipnya, ketika Anda mengonsumsi lemak, otak Anda menerima sinyal untuk mematikan nafsu makan Anda. 

Lemak tak jenuh yang terkandung dalam alpukat mendukung kesehatan kulit, meningkatkan penyerapan vitamin, mineral dan nutrisi serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Penulis: Viki Siregar
Editor: Elsa Malona