Pada tahun 1160, terjadi pemberontakan Heiji, antara klan Samurai Minamoto dan Taira. Klan Taira yang berhasil menaklukkan Minamoto mendirikan pemerintah Samurai pertama di Kyoto. Sementara Klan Minimoto diusir paksa dari ibu kota di Kyoto.
Lalu di tahun 1180 – 1185, Samurai Taira coba merebut kembali tempat asal mereka dengan memerangi Samurai Minamoto. Namun upaya kedua tetap gagal, wilayah Kyoto masih dikuasai oleh Klan Minamoto. Klan Minamoto pun menguasai Jepang sampai tahun 1333.
Samurai Jepang identik dengan senjata pedangnya yang sangat tajam. Pedang Samurai Jepang sendiri terbuat dari Tamahagane yaitu jenis baja yang berasal dari Jepang untuk memproduksi pedang klasik. Logam ini tersusun dari karbon dan bijih baja. Bijih baja berasal dari pasir besi, sedangkan karbon dari arang. Lalu baju zirah yang dipakai oleh para Bushi juga sangat khusus yang terbuat dari pelat logam dan kulit.
Baju zirah di desain dengan fleksibel dan kokoh, agar memudahkan para Bushi ketika bertempur menghadapi lawan-lawannya. Helm para Samurai juga terbuat dari logam dan bentuknya juga sangat menarik, sehingga para Bushi yang memakainya terlihat lebih gagah dan terlindungi.
Beberapa fakta menarik mengenai Samurai Jepang, ternyata para senjata para Bushi tidak hanya pedang. Mereka juga menggunakan Busur, Yari tombak Jepang sebagai alat bertempur. Pada abad pertengahan di zaman Edo juga para Bushi sudah menggunakan senjata api dan Meriam. Hal inilah yang sempat menjadikan konflik antara prajurit yang masih menggunakan Samurai dengan prajurit yang menggunakan bubuk mesiu.
Pada 1868, terjadi Restorasi Meiji yang merupakan titik akhir dari musnahnya prajurit Samurai. Dengan semakin menjamurnya sistem demokrasi yang dibawa oleh Barat, ternyata memicu konflik rakyat menginginkan para bangsawan memiliki batasan untuk masa jabatan.
Dengan dukungan publik, Kaisar Meiji menyingkirkan samurai, mengurangi kekuatan daimyo, dan mengubah nama ibu kota dari Edo menjadi Tokyo. Pemerintah baru membentuk tentara wajib militer pada 1873. Beberapa perwira diambil dari jajaran mantan samurai. Tetapi lebih banyak prajurit yang bekerja sebagai petugas polisi.
Akhirnya para prajurit yang tidak bergabung dengan Kaisar Meiji melakukan pemberontakan pada 1877, alhasil pasukan Samurai kalah dalam pemberontakan Satsuma. Inilah akhir dari era Samurai di tanah Jepang. Akan tetapi sampai saat ini, Samurai menjadi warisan budaya dan sejarah Jepang yang melegenda di seluruh dunia.




