Sederet Makanan Khas Berbuka Puasa di Berbagai Negara

Selama Ramadan umat Muslim menjalankan ibadah puasa, diawali dengan santap sahur sebelum subuh dan diakhiri dengan berbuka puasa atau iftar saat matahari terbenam. Momen sahur dan berbuka puasa diwarnai oleh ragam sajian khas, mulai dari hidangan berkuah gurih hingga makanan manis yang menjadi ciri khas.

Tidak berbeda dengan Indonesia, di Negara lain pun ada banyak yang menjadi ciri khas makanan berbuka. Nah, berikut ada sejumlah menu unik untuk berbuka puasa dari berbagai Negara. Yuk simak artikel selengkapnya!

Sheer Khurma, Pakistan

Sheer khurma memiliki arti susu dan kurma. Meski demikian, makanan khas Pakistan ini berbahan utama bihun. Cara memasaknya adalah dengan menambahkan mentega kemudian diberi susu, gula dan kurma. Tekstur sheer khurma mirip sup krim kental dengan rasa lembut dan manis. Menu berbuka puasa ini biasanya disajikan dengan campuran buah-buahan kering.

Shorbat Adas, Timur Tengah

Di kawasan Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Yordania, dan Lebanon, berbuka sering diawali dengan semangkuk shorbat adas yang hangat. Sup berbahan dasar lentil merah ini dimasak dengan kunyit, jintan, kayu manis, dan perasan lemon yang memberi sentuhan segar sekaligus menyeimbangkan rasa gurihnya.

Selain kaya protein nabati, tekstur shorbat adas yang lembut membuatnya mudah dicerna setelah perut kosong seharian. Beberapa keluarga kerap menambahkan wortel, kentang, dan bawang bombai sebelum sup dihaluskan, lalu menyajikannya bersama keripik pita renyah sebagai pelengkap.

Harees, UEA

Di Uni Emirat Arab, harees menjadi sajian klasik Ramadan. Hidangan ini terbuat dari gandum pecah yang direndam semalaman, lalu dimasak perlahan bersama daging domba atau ayam hingga berjam-jam sampai teksturnya sangat lembut.

Setelah matang, daging disuwir dan dicampur kembali dengan gandum hingga menyatu sempurna. Sentuhan akhir berupa ghee dan bawang goreng menambah aroma gurih. Makanan ini mengandung karbohidrat dan protein yang membantu tubuh memulihkan energi secara bertahap usai berbuka puasa. 

Fesenjan, Iran

Untuk Negara Iran, makanan favorit untuk hidangan berbuka puasa adalah Fesenjan. Makanan yang memiliki rasa manis dan sedikit asam ini ternyata salah satu menu yang wajib dihadirkan saat bulan Ramadan. Terbuat dari daging bebek ataupun ayam dengan ditambah aneka bumbu yang khas dari Iran membuat banyak orang menjatuhkan pilihan fesenjan sebagai menu favorit. Biasanya, fesenjan disajikan dengan nasi putih.

Qatayef, Yordania

Warga muslim Yordania punya hidangan berbuka puasa khas yaitu qatayef. Terbuat dari adonan terigu yang dibentuk mirip pastel dengan proses mencetak mirip pancake. Qatayef biasanya diisi dengan kacang-kacangan, seperti hazelnut, walnut, almond, pistachio dan kismis untuk membuat rasanya jadi lebit. Untuk memperkuat rasa, saat disajikan qatayef ditaburi kayu manis, juga disiram dengan sirup panas atau madu.