Ketahui 6 Drone Militer Terbaik dan Mematikan di Dunia

3. Yabhon United 40

Selanjutnya ada Yabhon United 40, atau yang dikenal Smart Eye 2. Dirancang dan dikembangkan oleh produsen ADCOM Systems yang berbasis di Uni Emirat Arab. Yabhon United 40 didukung oleh sistem propulsi turbin-listrik hybrid yang dapat mencapai kecepatan maksimum 118k dan dapat tetap mengudara selama 120 jam.

Berat take-off maksimum yang diizinkan dari dronie adalah 1.500kg. Drone ini mampu membawa muatan maksimum 1.000 kg, yang mencakup sensor dan sistem pengawasan seperti platform kamera, synthetic aperture radar (SAR), dan sonar.

4. CAIG Wing Loong II

Wing Loong II dirancang dan dikembangkan oleh Aviation Industry Corporation of China (AVIC). Drone ini telah melayani Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF). Biasanya, Wing Loong II digunakan untuk misi pengawasan, pengintaian, dan serangan udara. drone ini dapat membawa muatan eksternal maksimum 480kg, setara dengan membawa 12 bom atau rudal berpemandu laser, termasuk bom FT-9/50, bom GB3 dan rudal TL-10.

Drone ini hanya mampu berada pada ketinggian menengah yaitu 32.480 kaki dengan daya tahan selama 32 jam.

5. Heron TP

Heron TP atau dikenal dengan nama Eitan, adalah drone tempur yang dirancang dan dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries (IAI), produsen kedirgantaraan dan penerbangan utama milik Israel. Eitan hanya dipakai oleh Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

Drone ini mampu membawa muatan maksimum 2.700 kg, yang mencakup beberapa sistem misi seperti Synthetic Aperture Radar (SAR), Global System for Mobile communications (GSM), sensor intelijen komunikasi, dan muatan tempur seperti bom dan misil darat. Didukung oleh mesin 1.200 bhp Pratt dan Whitney PT-6A tunggal, pesawat ini dapat bertahan selama lebih dari 30 jam saat terbang dengan kecepatan maksimum 220k.

6. Predator B (MQ-9 Reaper)

An armed MQ-9 Reaper unmanned aerial vehicle taxis down a runway in Afghanistan. (U.S. Air Force photo/Staff Sgt. Brian Ferguson)

Terakhir adalah Drone MQ-9 Reaper. Drone ini dikembangkan oleh GA-SI dan telah dipakai di berbagai negara seperti Angkatan Udara AS, NASA, Angkatan Udara Britania Raya,  angkatan udara Italia, Prancis, dan Spanyol. Drone tempur ini dua kali lebih cepat dari Predator pendahulunya dan dapat membawa muatan lebih banyak.

Predator B juga mampu mencapai ketinggian maksimum hingga 50.000 kaki dan memiliki kecepatan maksimum 240k dengan daya tahan 27 jam. Drone ini didukung oleh mesin turboprop Honeywell TPE331-10, sehingga dapat membawa muatan multi-misi seperti sistem EO / IR, radar multi-mode Lynx, radar pengawasan maritim multi-mode, rudal GM-114 Hellfire, bom GBU-12 Paveway II, dan kit GBU-JDAM.