Karo Punya Lokasi Olahraga Paralayang Terbaik di Indonesia

Event Kuliki Paralayang Karo

Kuliki Paralayang Karo mengadakan event pertamanya pada bulan februari 2020 lalu. Pada event “Karo SIV Course 2020” diikuti oleh klub paralayang se-Indonesia dan juga internasional termasuk pilot paralayang dari Prancis dan Turki menjadi peserta saat itu.

Acara tersebut merupakan kolaborasi klub Kuliki Paralayang dan klub Papatong Bogor. Karo SIV Course 2020 merupakan pelatihan simulasi kecelakaan yang dengan tujuan mengatasi situasi berbahaya di udara.

Proyek event selanjutnya diperkirakan pada bulan Juni 2022 dengan peserta (pilot) berasal dari Malaysia.

Daya Tarik Kuliki Paralayang Untuk Wisatawan

Selain menyaksikan para atlet Paralayang terbang di udara, kamu juga boleh terbang dengan instruktur di sana. Obyek wisata Paralayang di Karo merupakan tempat wisata yang harus kamu kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Karo juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Di tempat ini kita bisa menyaksikan hamparan biru danau Toba dengan latar belakang perbukitan hijau. Para wisatawan juga dapat membentang tenda untuk berkemah di atas Bukit Gajah Bobok atau sekedar berfoto-foto.

Tarif Kuliki Paralayang Karo

Paralayang termasuk kategori olahraga mahal. Untuk mendapatkan satu set perangkat terbang, mulai dari paralayang, sabuk pengaman, helm dan parasut, kamu membutuhkan minimal dana sekitar Rp 20 juta.

Sejak banyak yang buka kursus bahkan spot wisatanya, paralayang kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup kebanyakan orang.

Kuliki Paralayang Karo memberi tarif sebesar 900 ribu untuk terbang tandem di udara selama 20 menit dengan dibantu instruktur paralayang.

“Untuk tandem 900 ribu per orang, dibonceng dan hanya foto-foto saja. Dokumentasi tergantung pihak kuliki, kalau kebetulan lagi ada bisa disiapkan. Tapi lebih baik disiapkan sendiri,” ucap Sena Saragi(Ketua Klub Kuliki Paralayang).

Ia mengatakan untuk tandem pihak Kuliki membuat sistem booking, sebab pihak kuliki masih lisensi PL1. Belum bisa terbang tandem sehingga mendatangkan instruktur dari Jawa.

“Sistem booking, misalnya 10 orang mau terbang, Terus mem-booking sama kita tanggal sekian bisa gak bang. Kita atur waktunya kita datangkan pilot dari Jawa, kami masih kelas 1 belum bisa menerbangkan orang, yang bisa tandem itu cuma pilot yang berlisensi tandem, di Sumut belum ada, jadi kami harus ambil dari Jawa,” terang Sena.

Namun jika sedang ada kegiatan di Tongging, seperti event Karo SIV Course lalu, kamu datang untuk tandem diperbolehkan tanpa harus mem-booking.

Fasilitas Kuliki Paralayang Karo

Kuliki Paralayang memberikan fasilitas terbaik untuk wisatawan Karo, salah satunya antar jemput ketika sudah landing akan diantarkan balik ke atas atau dijemput balik kebawah juga bisa. Semua difasilitasi dan keamanan juga diprioritaskan.

Dampak Kuliki Paralayang Secara Sosial dan Ekonomi

Ketua Kuliki Paralayang menyebutkan keberadaan wisata Paralayang di Desa Pengambatan dan Desa Tongging memberi dampak sosial ekonomi warga setempat.

“Warga sekitar terutama bisa kita latih untuk jadi pilot, kalau misalnya anak-anak, kami fokus melatih anak-anak bisa terbang supaya bisa menjadi generasi penerus,” jelas Sena.

Meski di Tongging tidak punya pusat oleh-oleh namun pihak Kuliki menawarkan oleh-oleh kepada wisatawan dari umkm sekitar.

“Jadi kalau pilot-pilot tamu datang, mereka pesan apapun selagi ada akan diantarkan ke hotel mereka,” ucap Sena.

Tanggapan Wisatawan Terhadap Kuliki Paralayang

Dengan view yang berbeda dari daerah lain, yang hanya ada pegunungan atau perladangan, Kuliki Paralayang memiliki view melebihi dari daerah lain yang membuat wisatawan lokal dan asing menanggapi dengan baik.

“Semua rating 1, kalau tempat kita semua ada, pegunungan ada, air terjun ada, perladangan ada, perdesaan ada. Jadi terbang disitu bener-bener memuaskan, dan paling enaknya lagi terbangnya lama karena tinggi dan anginnya juga tergolong bagus. Jadi mereka sangat puas bahkan banyak yang nagih,” ucap Sena.

Fokus Terhadap PON 2024 

Kuliki saat ini memprioritaskan atletnya untuk perwakilan PON 2024 di Sumut-Aceh. Ini menjadikan momentum baik bagi klub Kuliki, sebab Sumut menjadi tuan rumah PON yang akan datang.

“PON lalu setahuku belum ada perwakilan dari Sumut, tapi pertandingannya ada. Kalau gak salah pemenangnya dari Jawa Timur,” terang Sena.