Ketiga produk Grace Beauty memiliki material atau bahan karet fleksibel. Material karet ini dapat ‘membungkus’ dan menjepit produk kecantikan, terutama maskara yang menjadi fokus pertama Grace Beauty, sehingga Anda dapat memegang maupun mengaplikasikan produk lebih mudah. Tiap grip juga bisa digunakan kembali selama bertahun-tahun. Jadi, bisa disimpulkan kalau produk yang ditawarkan Grace Beauty bukanlah produk kosmetik, melainkan alat bantu penggunaan dan pengaplikasian produk kosmetik.
Grace Beauty melihat bahwa bukan produk make up yang menjadi masalah, melainkan kemasannya. Itulah kenapa Grace Beauty menghadirkan aksesoris atau bantuan aplikator tambahan untuk penyandang disabilitas. Ketiga model grip yang ditawarkan Grace Beauty diyakini akan membantu mereka yang memiliki kondisi khusus seperti arthritis atau cerebral palsy dan kerap mengalami tremor pada tangannya.
Grace Beauty juga menerima kritik dan saran sebanyak-banyaknya untuk kehadiran produk kedepannya. Saat ini Grace Beauty memang masih berfokus pada aplikasi maskara, namun tak hanya Grace Beauty, lini kecantikan The Vamp Stamp juga menawarkan eyeliner khusus untuk penyandang disabilitas. Fyi, brand ini didirikan oleh Veronica Lorenz, yaitu makeup artist yang mengalami kelumpuhan syaraf pada kedua tangannya. Bagi yang penasaran dengan make up tersebut, situs Grace Beauty saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Sumber: Beauty Journal


