Gejala Frostbite

Melansir dari Cleveland Clinic, gejala awal yang ditimbulkan oleh penyakit frostbite ialah kesemutan, mati rasa, kemerahan, dan kulit pucat atau keabu-abuan di area yang terkena. Sedangkan pada kondisi memburuk, kulit tersebut dapat mengalami pembengkakan, mengeras, dan menjadi kehitaman atau kebiruan.
Pada tahap yang lebih parah, dapat terjadi kerusakan jaringan yang parah, termasuk nekrosis (kematian jaringan) dan pembentukan lepuh atau kerak. Lebih rincinya, berikut ini kami paparkan gejala frostbite yang terbagi ke dalam tiga tahap berdasarkan tingkat keparahannya:
Tahap 1 Frostnip
Gejala yang akan dialami:
- Kulit kemerahan
- Kulit terasa dingin ketika disentuh
- Mengalami nyeri seperti ditusuk-tusuk
- Kulit dapat terasa sakit dan kesemutan
Tahap 2 Superfical Frostbite
Gejala yang akan dialami:
- Kulit membengkak dan teraba hangat
- Warna kulit menjadi kemerahan atau pucat, terkadang bisa berwarna biru
- Kulit teraba keras akibat pembentukan kristal es di kulit
- Jika dihangatkan, akan muncul luka lepuh berwarna keunguan
- Kulit juga akan terasa nyeri dan perih seperti rasa terbakar atau mengelupas
- Merasa gatal-gatal pada area yang terkena
Tahap 3 Frostbite
Adapun gejala yang akan dialami yaitu:
- Mati rasa
- Kulit tampak putih pucat atau keabu-abuan
- Kulit teraba padat, keras, dan membeku
- Mengalami kaku otot dan sendi di sekitar area yang terkena akibat kerusakan jaringan
- Timbul luka lepuh berisi darah
- Jika dihangatkan kulit akan tampak hitam, terasa keras, dan timbul luka lepuh
Pengobatan Penyakit Frostbite
Mengutip dari Nationwide Children’s Hospital, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk frostbite. Pengobatan itu berupa melibatkan rewarming atau penghangatan kembali pada daerah yang terkena namun hal ini tentunya harus dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Suhu tubuh harus dinaikkan secara bertahap menggunakan metode seperti perendaman dalam air hangat atau aplikasi kompres hangat. Perawatan medis lainnya mungkin melibatkan penggunaan obat pereda nyeri, perawatan luka, dan antibiotik untuk mencegah infeksi.
Tips Penanganan Frostbite
Berikut ini beberapa tips pertolongan pertama yang bisa anda lakukan apabila seseorang mengalami frostbite.
- Yang pertama, pindahkan penderita ke daerah yang lebih hangat atau tutupi bagian tubuhnya dengan selimut.
- Penderita yang mengalami frostbite di kaki dianjurkan untuk tidak berjalan.
- Lepaskan dengan hati-hati semua benda yang menutupi area frostbite, seperti sarung tangan atau kaos kaki.
- Lepaskan pula perhiasan atau aksesoris yang ada di tubuh.
- Jika sudah, langsung ganti pakaian penderita yang basah atau ketat dengan pakaian yang kering.
- Bila memungkinkan, rendam penderita ke dalam air hangat atau kompres dengan air hangat.
- Jangan menggunakan sumber panas langsung, berupa bantal pemanas, api, air panas, atau sejenisnya pada area yang terkena. Hal ini dapat memperparah kondisi frostbite.
- Lakukan pemantauan terus menerus terhadap kondisi penderita.
- Dokter akan menangani frostbite yang parah dengan menghangatkan kembali suhu tubuh pasien selama 30 menit.
Selain penanganan tersebut, dokter juga biasanya akan memberikan obat-obatan, seperti:
- Obat antinyeri, seperti ibuprofen, untuk meredakan nyeri pada saat proses menghangatkan kembali area frostbite.
- Infus cairan, untuk mengatasi dehidrasi yang sering kali terjadi pada frostbite.
- Obat antibiotik, untuk mengatasi infeksi sekunder akibat bakteri yang masuk ke dalam jaringan kulit rusak.

