5. Membaca Detail Persyaratan
Tips selanjutnya yang bisa anda lakukan ialah membaca detail setiap persyaratan yang tertera di dalamnya. Setiap kali Anda akan melakukan hal dengan pihak luar, usahakan untuk membaca secara menyeluruh persyaratan atau informasi terkait hak dan kewajiban dari kedua belah pihak. Ini bertujuan untuk meminimalisir adanya ketidakpahaman dari sistem yang telah anda sepakati.
Bisa jadi jika ada masalah nantinya, ternyata bukan kesalahan dari perusahaan penyelenggara Pinjol. Tapi justru merupakan kesalahan nasabah yang di sebabkan oleh ketidakpahaman para nasabah tentang persyaratan pinjaman.
Oleh sebab itu, sebelum mengambil pinjaman online, baca secara teliti dan hati-hati mengenai persyaratan yang perusahan pinjol berikan. Jika ada syarat yang kurang anda mengerti, ada baiknya anda bertanya langsung ke layanan Customer Service (CS). Bila sebaliknya, ia tak memiliki layanan customer service, maka anda tak perlu melanjutkan peminjaman online tersebut.
6. Pinjol Memiliki Aplikasi dan Situs Web Resmi
Salah satu ciri-ciri dari perusahaan pinjaman online yang telah mengantongi izin OJK adalah memiliki aplikasi dan website resmi. Aplikasi ini bisa dengan mudah anda temuan di Google Play Store atau AppStore.
Situs Website sendiri berfungsi sebagai media penawaran produk layanan dan pemberi informasi lengkap terkait Pinjol. Di situs website resmi perusahaan, calon nasabah bisa membaca informasi mengenai produk-produk layanan finansial yang mereka tawarkan.
7. Pastikan Pinjol Punya Layanan Konsumen
Melanjutkan dari penjelasan sebelumnya, Pinjaman online yang resmi dan di akui oleh OJK tentunya memiliki dan menyediakan layanan konsumen yang bisa anda akses. Layanan konsumen ini berupa layanan Customer Service, layanan email, dan melalui nomor telepon tertentu lengkap dengan alamat kantor yang jelas.
Jika tidak ada, maka sudah di pastikan bahwa perusahaan itu ilegal alias abal-abal. Untuk itu perhatikan setiap detail perusahaan pinjol yang ingin anda pinjam.


