Sederet Faktor Pemicu Stretch Mark yang Jarang Disadari

Stretch marks atau striae adalah kelainan kulit berbentuk garis-garis dengan permukaan cekung yang sering kali timbul di dada, lengan, perut, pinggul, bokong, atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini sering terjadi pada wanita hamil, terutama di trimester terakhir. 

Stretch marks memang tidak memberikan gejala sakit, atau nyeri. Kondisi ini pun tidak berbahaya, tapi akibat tampilannya yang kurang estetik, pada beberapa orang akan dapat menyebabkan gangguan perasaan, kecemasan, hingga depresi.

Jadi, yuk cari tahu lebih lanjut apa sih penyebab stretch mark bisa muncul  berikut ini! 

Kurang Mengkonsumsi Vitamin C

Vitamin C nggak cuma penting buat kekebalan tubuh, tapi juga untuk kesehatan kulit. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen yang membuat kulit lebih elastis dan kuat. Kalau kamu kekurangan vitamin C, kulit bisa jadi lebih rentan terhadap stretch mark. Untuk itu, pastikan kamu makan banyak makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, kiwi, pepaya, atau sayuran hijau.

Tidak Menjaga Pola Makan

Pola makan yang nggak sehat, apalagi yang sering konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, bisa mempengaruhi kesehatan kulitmu. Kenaikan berat badan yang cepat atau kulit yang nggak mendapat cukup nutrisi bisa menyebabkan stretch mark muncul lebih cepat.

Selain itu, dengan menjaga pola makan maka bisa mengontrol berat badanmu agar tidak mengalami kenaikan drastis. Cobalah untuk makan makanan yang bergizi, termasuk protein, serat, dan lemak sehat, untuk menjaga kulit tetap kencang dan elastis.

Kurangnya Hidrasi pada Kulit 

Kulit yang kering cenderung kurang elastis dibandingkan kulit yang terhidrasi dengan baik. Menurut International Journal of Cosmetic Science (2019), hidrasi berperan penting dalam menjaga fleksibilitas kulit. Jika kulit kurang lembap, risiko munculnya stretch mark bisa meningkat saat terjadi peregangan. 

Baca Juga:  Mengenal Apa Itu Cartisol Face dan Gejalanya

Pengaruh hormonal saat remaja

Munculnya stretch mark juga dapat terlihat saat Moms mengalami perubahan tanda-tanda pubertas yang dialami sewaktu remaja. Untuk itu juga mempengaruhi timbulnya stretch mark ini yang rentan terhadap kondisi ini adalah remaja dengan kondisi yang pesat tingginya atau mengalami naik dan turunnya berat badan saat remaja.

Latihan Fisik

Meskipun Anda sudah menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga, kemunculan stretch marks tetap mungkin terjadi, lo.

Pasalnya, melakukan aktivitas fisik secara teratur, terutama yang bertujuan membangun massa otot, dapat membuat kulit jadi tertarik dan stretch marks pun muncul.

Faktor Genetik

Faktor keturunan memainkan peran signifikan dalam munculnya stretch marks. Genetik dengan kondisi ini menunjukkan adanya kecenderungan genetik yang dapat diwariskan baik oleh perempuan maupun laki-laki.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi kulit pada keluarga sangat bermanfaat dalam memahami risiko individu dan bisa memilih perawatan kulit yang sesuai.