Sederet Cara Mudah Mengenali Undertone Kulit

1. Warm Undertone (Hangat)

Jenis undertone ini ditandai dengan rona dasar kulit yang cenderung kekuningan, keemasan, atau sedikit oranye. Orang-orang dengan undertone warm biasanya terlihat lebih cocok menggunakan warna-warna bernuansa earthtone, seperti coklat, hijau zaitun, oranye, dan emas. Di kawasan beriklim tropis seperti Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina, undertone warm ini memang lebih banyak ditemui. Warna kulit yang dipengaruhi oleh undertone warm biasanya memberikan kesan sehat, cerah, dan bercahaya alami, terutama ketika dipadukan dengan warna pakaian atau makeup yang tepat.

2. Cool Undertone (Dingin)

Sebaliknya, pemilik undertone kulit cool memiliki dasar warna kulit yang mengarah ke nuansa pink, kemerahan, atau bahkan sedikit kebiruan. Undertone dingin ini banyak ditemukan pada masyarakat yang tinggal di negara beriklim subtropis, seperti Korea Selatan, Jepang, dan sebagian besar wilayah Cina. Orang dengan undertone cool akan lebih cocok jika mengenakan warna-warna dingin seperti biru, ungu, pink, silver, dan hijau toska. Ciri khas lain dari kulit dengan undertone dingin adalah mudah memerah saat terpapar sinar matahari dan seringkali tampak lebih cerah dengan make up bernuansa cool tone.

3. Neutral Undertone (Netral)

Bagi ZALORAns yang merasa sulit menentukan apakah kulitmu lebih ke arah hangat atau dingin, bisa jadi kamu memiliki undertone neutral. Undertone ini memiliki keseimbangan antara nuansa warm dan cool, sehingga warna kulitnya tampak lebih netral atau menyerupai warna kulit permukaan. Orang dengan undertone neutral biasanya sangat fleksibel dalam memilih warna pakaian maupun makeup, karena mereka bisa tampil cocok dengan palet warna hangat maupun dingin. Undertone neutral bisa ditemukan pada individu yang tinggal di berbagai iklim, baik tropis maupun subtropis.

4. Olive Undertone

Olive undertone adalah salah satu varian dari warna dasar kulit yang unik karena menggabungkan nuansa netral dengan sentuhan warna hijau.Sekilas, karakteristik olive undertone memang sering disalahartikan sebagai neutral undertone karena keduanya sama-sama tidak terlalu condong ke arah warm atau cool. Namun, undertone olive memiliki ciri khas berupa nuansa kehijauan seperti zaitun. Orang dengan jenis undertone ini umumnya akan terlihat memiliki kulit yang tampak cerah dan bercahaya saat berada di bawah sinar matahari. Akan tetapi, dalam kondisi pencahayaan indoor atau lampu ruangan tertentu, warna kulit mereka bisa tampak sedikit kusam, bahkan cenderung terlihat keabu-abuan.

Baca Juga:  Pori-Pori Terlihat Besar, Benarkah Bisa Diperkecil dengan Skincare?

Cara Mengetahui Undertone Kulit

Setelah tahu definisinya, langkah selanjutnya adalah mengenali jenis undertone yang kamu miliki. Ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui undertone kulit:

1. Tes Warna Nadi

Lihat pergelangan tanganmu di bawah cahaya alami. Jika urat tampak kehijauan, kemungkinan besar kamu punya warm undertone. Jika tampak kebiruan atau keunguan, berarti undertone-mu cool. Kalau sulit menentukan karena terlihat campuran, kamu mungkin punya neutral undertone.

2. Tes Perhiasan

Coba kenakan perhiasan emas dan perak. Jika emas terlihat lebih menyatu dengan kulitmu, kamu cenderung warm undertone. Jika perak terlihat lebih cocok, berarti cool undertone. Kalau keduanya terlihat sama-sama cocok, kemungkinan besar undertone-mu neutral.

3. Reaksi Kulit terhadap Matahari

Orang dengan warm undertone biasanya lebih cepat menggelap (tanning) saat terkena matahari, sementara cool undertone lebih mudah terbakar atau memerah. Neutral undertone bisa menunjukkan reaksi campuran dari keduanya.

4. Tes Warna Pakaian

Gunakan pakaian dengan warna terang seperti putih bersih, biru, atau hijau. Perhatikan apakah wajah terlihat segar atau kusam. Warna-warna tertentu bisa jadi petunjuk apakah undertone kulitmu warm, cool, atau neutral.