“Ini adalah kali kedua My Dream tampil di kota Medan dan My Dream ini adalah seniman difabel kelas dunia yang berasal dari Tiongkok dan merupakan duta perdamaian UNESCO yang telah tampil di lebih dari 100 negara” Pungkas Mujianto

Tampak juga Hadir Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB MS Fadhillah, Konjen China Qui Wei Wei, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina dan sejumlah pemuka agama di Kota Medan. Komentar positif banyak sekali diutarakan kepada “My Dream” sebab menurut beberapa tokoh pemuka agama mengatakan bahwa, penampilan My Dream ini mengajarkan kita agar selalu bersyukur kepada Sang Pencipta dan jangan pernah menyerah dengan keadaan kita yang terbatas.
Sebelumnya, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi juga angkat bicara akan aksi para seniman difabel yang berlangsung selama 2 hari di Sabtu dan Minggu tersebut. “Tuhan itu Maha Adil, jika kalian diberi keterbatasan pasti kalian juga diberi kemampuan luar biasa, yang perlu kalian lakukan adalah jangan pernah merasa minder dan terus berusaha. Saya kagum dengan kalian, kekuatan hati dan semangat kalian lebih besar dari pada saya, kalian tanamkan itu kalian hebat,” pungkas Edy kepada China Disabled People’s Performing Art Trope “My Dream”.


