Kenapa Sunscreen Sering Terasa Lengket di Wajah? Ini Cara Mengatasinya

Sunscreen merupakan salah satu produk penting dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, tidak sedikit orang justru malas menggunakannya karena merasa sunscreen terasa lengket di wajah, berminyak, berat, atau membuat wajah semakin mengilap setelah beberapa jam.

Kondisi ini cukup mengganggu, terutama bagi pemilik kulit berminyak atau yang tinggal di daerah dengan cuaca panas dan lembap. Padahal, rasa tidak nyaman seharusnya tidak membuat penggunaan sunscreen dihentikan. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, perlindungan broad-spectrum, dan water-resistant untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Lantas, kenapa sunscreen bisa terasa lengket dan bagaimana cara mengatasinya?

Kenapa Sunscreen Bisa Terasa Lengket di Wajah?

Salah satu penyebabnya adalah tekstur dan formula sunscreen itu sendiri. Setiap produk dibuat dengan kombinasi bahan yang berbeda sehingga hasil akhirnya di kulit juga tidak sama.

Ada sunscreen yang memberikan hasil akhir dewy atau lembap, sementara produk lainnya dibuat dengan hasil akhir matte atau lebih ringan. Formula yang terasa nyaman untuk kulit kering belum tentu terasa sama pada kulit berminyak.

Selain itu, rasa lengket juga dapat dipengaruhi oleh produk yang digunakan sebelumnya. Jika seseorang memakai beberapa lapisan skincare seperti toner, serum, essence, dan moisturizer yang cukup rich, kemudian menambahkan sunscreen, keseluruhan lapisan tersebut bisa terasa lebih berat di wajah.

Kulit Berminyak Bisa Membuat Sunscreen Terasa Semakin Lengket

Kondisi kulit juga memiliki pengaruh besar.

Pada kulit berminyak, produksi sebum yang lebih tinggi dapat membuat sunscreen terasa semakin licin atau mengilap setelah beberapa waktu. Karena itu, pemilik kulit berminyak biasanya lebih nyaman menggunakan produk dengan tekstur ringan.

AAD menyarankan orang dengan kulit berminyak mencari produk yang memiliki label “non-comedogenic” atau “won’t clog pores”, yaitu produk yang diformulasikan agar tidak menyumbat pori-pori.

Namun, bukan berarti kulit berminyak harus menghindari semua sunscreen yang terasa melembapkan. Kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi. Yang perlu dicari adalah formula yang memberikan kelembapan tanpa membuat wajah terasa terlalu berat.

Cuaca Panas dan Lembap Juga Bisa Jadi Penyebab

Sunscreen yang terasa nyaman di ruangan ber-AC mungkin terasa berbeda ketika digunakan di luar ruangan.

Saat cuaca panas, tubuh menghasilkan lebih banyak keringat. Jika bercampur dengan minyak alami kulit dan lapisan sunscreen, wajah bisa terasa lebih lengket dan mengilap.

Kelembapan udara juga dapat membuat sensasi tersebut semakin terasa. Karena itu, pemilihan sunscreen sebaiknya mempertimbangkan kondisi lingkungan tempat seseorang paling sering beraktivitas.

Jika aktivitas lebih banyak dilakukan di luar ruangan dan mudah berkeringat, sunscreen yang water-resistant bisa menjadi pilihan. AAD merekomendasikan sunscreen water-resistant dengan SPF 30 atau lebih tinggi dan broad-spectrum untuk perlindungan saat berada di luar ruangan.

Terlalu Banyak Produk Sebelum Sunscreen Bisa Membuat Wajah Berat

Bukan hanya sunscreen yang mungkin menjadi penyebab rasa lengket.

Rutinitas skincare yang terdiri dari terlalu banyak lapisan juga bisa membuat wajah terasa penuh. Misalnya, seseorang menggunakan hydrating toner, essence, serum, moisturizer, facial oil, kemudian sunscreen.

Banyaknya produk bukan berarti perlindungan atau manfaat skincare otomatis menjadi lebih baik. Jika hasil akhirnya terlalu berat, rutinitas bisa disederhanakan sesuai kebutuhan kulit.

AAD merekomendasikan sunscreen digunakan setelah produk skincare lainnya dan sebelum makeup.

Cara Mengatasi Sunscreen yang Terasa Lengket

Jika masalahnya adalah tekstur sunscreen, ada beberapa cara yang dapat dicoba tanpa mengorbankan perlindungan dari sinar matahari.

1. Pilih Sunscreen Sesuai Jenis Kulit

Ini merupakan langkah paling penting.

Untuk kulit berminyak, cari sunscreen dengan klaim seperti non-comedogenic, oil-free, atau formula yang memang ditujukan untuk kulit berminyak.

Sementara itu, kulit kering mungkin lebih nyaman dengan sunscreen yang memberikan tambahan kelembapan.

Baca Juga:  Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Cek Kebiasaan Sehari-hari Ini

Tidak ada satu jenis sunscreen yang pasti cocok untuk semua orang. AAD juga menekankan bahwa pemilihan sunscreen perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit.

2. Jangan Terlalu Banyak Menumpuk Produk

Jika wajah mudah terasa berat, coba sederhanakan rutinitas pagi.

Misalnya, gunakan cleanser, moisturizer jika memang diperlukan, kemudian sunscreen. Jika sunscreen sudah cukup melembapkan untuk kondisi kulitmu, penggunaan moisturizer yang terlalu rich mungkin tidak selalu diperlukan.

Namun, jangan mengurangi jumlah sunscreen hanya karena takut terasa lengket. Jumlah yang cukup tetap penting untuk mendapatkan perlindungan sesuai yang tertera pada produk.

3. Beri Waktu Produk Sebelumnya Menyerap

Setelah menggunakan skincare sebelumnya, jangan langsung menumpuk semua produk dalam waktu yang sangat berdekatan.

Berikan waktu agar produk sebelumnya menyerap atau set terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan sunscreen. Ini dapat membantu mengurangi rasa terlalu basah atau licin akibat banyak lapisan produk.

4. Coba Tekstur yang Lebih Ringan

Jika sunscreen berbentuk cream terasa terlalu berat, kamu bisa mempertimbangkan tekstur lain seperti gel, fluid, lotion ringan, atau produk yang memiliki klaim matte finish.

Namun, jangan hanya memilih berdasarkan tekstur. Pastikan sunscreen tetap memenuhi perlindungan yang dibutuhkan, yaitu SPF 30 atau lebih tinggi, broad-spectrum, dan water-resistant.

5. Jangan Menggosok Wajah Berlebihan

Ketika wajah terasa berminyak, sebagian orang langsung mengusap atau menggosok wajah berkali-kali.

Kebiasaan tersebut justru dapat mengganggu lapisan produk yang sudah diaplikasikan. Jika wajah berminyak, kertas penyerap minyak dapat digunakan dengan cara menekan lembut pada kulit, bukan menggosoknya. AAD juga merekomendasikan blotting paper untuk membantu menyerap minyak berlebih pada kulit berminyak.

Apakah Sunscreen yang Lengket Berarti Tidak Cocok?

Belum tentu.

Rasa lengket terutama berkaitan dengan sensasi dan karakteristik formula, bukan otomatis berarti produk tersebut tidak cocok dengan kulit.

Jika sunscreen terasa sedikit lembap tetapi tidak menyebabkan gatal, kemerahan, perih, jerawat yang mengganggu, atau reaksi lainnya, masalahnya mungkin lebih kepada preferensi tekstur.

Sebaliknya, jika setelah menggunakan sunscreen muncul rasa terbakar, gatal, kemerahan, atau reaksi kulit lainnya, produk tersebut sebaiknya dievaluasi. Untuk kulit sensitif, AAD menyarankan mempertimbangkan sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide dan menghindari produk berpewangi jika sunscreen membuat kulit terasa menyengat atau terbakar.

Jangan Mengorbankan Perlindungan Hanya Karena Tekstur

Sunscreen memang harus terasa nyaman agar kita mau menggunakannya secara konsisten. Namun, jangan sampai memilih produk hanya karena terasa ringan tetapi perlindungannya tidak sesuai kebutuhan.

AAD merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, broad-spectrum, dan water-resistant. Sunscreen juga perlu digunakan dengan benar dan diaplikasikan kembali setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat.

Dengan kata lain, mencari sunscreen yang nyaman boleh saja, tetapi perlindungan tetap menjadi prioritas utama.

Jadi, Bagaimana Agar Sunscreen Tidak Terasa Lengket?

Sunscreen terasa lengket di wajah bisa disebabkan oleh formula produk, kondisi kulit yang berminyak, cuaca panas dan lembap, serta terlalu banyak lapisan skincare sebelumnya. Kondisi tersebut tidak selalu berarti sunscreen tidak cocok.

Cara mengatasinya adalah memilih formula yang sesuai dengan jenis kulit, menyederhanakan skincare pagi jika terlalu banyak lapisan, memberi waktu pada produk sebelumnya untuk menyerap, serta memilih tekstur yang lebih ringan.

Untuk kulit berminyak, produk dengan label non-comedogenic dapat menjadi pertimbangan. Namun, apa pun teksturnya, pastikan sunscreen tetap memberikan perlindungan SPF 30 atau lebih tinggi, broad-spectrum, dan water-resistant.

Pada akhirnya, sunscreen yang paling baik bukan hanya yang terasa nyaman, tetapi juga yang memberikan perlindungan memadai dan bisa digunakan secara konsisten setiap hari.