Sri Mulyani Ajak Pengajar Menggunakan TikTok Untuk Mengajar

6

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut saat ini para pengajar, termasuk dosen harus bersaing dengan teknologi. Sebab, informasi yang berkembang via teknologi lebih mudah diserap oleh pelajar atau mahasiswa, termasuk penggunaan aplikasi TikTok.

“Anda lihat sekarang Itu semua orang bisa menjadi pengajar, bahkan ngajarnya pakai TikTok, itu yang cuma 1 menit tapi itu nancap di kepala mahasiswa kita,” katanya dalam ‘Edukasi Kementerian Keuangan untuk Membangun Generasi Unggul’ Jumat (3/9/2021).

“Kan sekarang para dosen juga mungkin berkompetisi dengan WA Group. Mau dosen yang sudah panjang penelitiannya tiba-tiba ada WA Group yang populer, Anda babak-belur aja gitu karena ternyata itu lebih dipercaya dan lebih efektif dipahami oleh murid-murid kita, mahasiswa kita. Padahal Anda mungkin membuat penelitian dan pemahaman itu nggak selalu se-simple itu, tapi ya itu fenomena teknologi,” jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun menjelaskan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tantangannya juga sama.

“Informasi dan pemahaman yang kadang-kadang isu yang begitu kompleks kan nggak mungkin disederhanakan dalam 1 menit TikTok gitu kan. Generasi-generasi muda kita yang sudah terbiasa dengan teknologi dan komunikasi menggunakan komunikasi cara seperti itu, kan kita nggak boleh kemudian di luar, kita jadi menara gading yang nggak relevan gitu,” tambahnya.

Sri Mulyani berharap, para pengajar bisa menciptakan interaksi yang lebih baik dan positif untuk memuaskan hasrat mahasiswa yang sebenarnya sangat haus terhadap ilmu pengetahuan. Menurutnya, saat ini para pengajar harus adaptif teknologi, termasuk grup WhatsApp.

Baca Juga:  iPhone: Ponsel Mahal Juga Punya Masalah, Ini Solusi-Solusinya.