Sederet Tradisi Perayaan Paskah Menarik Untuk Anak Sekolah Minggu

119

Kita tahu bahwa tradisi paskah akan jatuh pada 31 Maret mendatang. Sejumlah umat kristiani dan Katolik tentunya tengah sibuk menghadirkan sederet kegiatan tradisi perayaan paskah termasuk yang dilakukan oleh anak Sekolah Minggu.

Paskah adalah salah satu perayaan penting keagamaan bagi umat Kristiani dan Katolik dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Dalam rangka merayakannya, tentunya akan dilakukan berbagai kegiatan. Baik berupa menyanyikan lagu pujian, membaca Alkitab, dan mendengarkan khutbah bersama-sama di gereja maupun tradisi-tradisi perayaan lain yang identik dilakukan pada saat Hari Paskah.

Begitu juga halnya dengan paskah yang dirayakan oleh anak-anak Sekolah Minggu.  Nah Lantas apa sajakah tradisi perayaan paskah tersebut? Dalam artikel ini kami akan membahasnya untuk anda. Simak selengkapnya disini! 

Lomba Berburu Telur Paskah

Lomba berburu telur paskah tentunya akan dihadirkan pada saat perayaan paskah tiba. Pasalnya ini sudah menjadi tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh tiap-tiap rumah ibadah. Bukan hanya sekedar di gereja saja bahkan di dalam keluarga juga turut serta merta menghadirkan kegiatan ini. 

Nantinya telur-telur paskah akan di sembunyikan di sekitar area gereja dan anak anak harus bisa menemukannya. Anak atau tim yang mengumpulkan telur paskah paling banyak akan diberikan hadiah menarik. 

Menghias Telur Paskah

Menghias telur Paskah ini sayang jika dilewatkan begitu saja. Pasalnya ini juga sudah menjadi bagian dalam perayaan Paskah. Biasanya, tradisi menghias Telur Paskah (Easter Egg) dilakukan oleh anak-anak hingga remaja. Mula-mula siapkan beberapa telur rebus dan cat air berbagai warna. Setelahnya, ajak anak untuk melukis di atas telur.

Telur ini bisa diganti dengan telur imitasi yang terbuat dari gabus atau plastik. Telur imitasi tersebut bisa dihias dengan cat warna, ditempeli pita, ataupun manik-manik. Telur imitasi untuk Paskah ini juga bisa diisi dengan cokelat, uang, atau mainan.

Membuat Kartu Ucapan Paskah

Paskah bisa dirayakan dengan membuat kartu ucapan selamat Paskah. Kartu tersebut nantinya diberikan kepada orang-orang terdekat maupun teman-teman Sekolah Minggu. Anak-anak dapat menyusun kata-kata untuk orang terdekatnya melalui kartu ucapan Paskah. Kartu ini bisa dihias dengan cara dicat dengan berbagai macam warna.

Menggunakan Kostum Kelinci

Kegiatan-kegiatan Paskah akan semakin seru jika dirayakan dengan menggunakan kostum kelinci untuk anak-anak Sekolah Minggu. Sebab, kelinci merupakan ikon Paskah yang disukai oleh anak-anak.

Kostum kelinci bisa dilengkapi dengan berbagai aksesoris seperti pita, bando, atau riasan wajah bergambar kelinci. Setelahnya, lakukan foto bersama dengan anak-anak dan sebarkan ke media sosial.

Menonton Film Paskah

Anak-anak Sekolah Minggu bisa merayakan Paskah dengan menonton drama. Dengan menonton film bertema Paskah, anak-anak dapat mendalami makna yang terkandung dalam kisah perayaan ini. Selain itu, menonton film Paskah dapat menginspirasi anak-anak untuk semakin dekat kepada Tuhan.

Parade Paskah

Parade Paskah termasuk salah satu kegiatan yang telah menjadi tradisi dalam rangka menyambut dan merayakan Paskah. Kegiatan ini cukup populer di beberapa negara barat, seperti di Amerika Serikat dan Inggris, bahkan juga di Indonesia.

Dalam Parade Paskah, orang-orang biasanya akan mengenakan kostum khusus dengan diiringi musik dan tarian. Di New York City sendiri, menurut situs History, tradisi Parade atau Pawai Paskah sudah ada sejak pertengahan tahun 1800-an silam.

Para peserta parade atau pawai sering kali mengenakan topi dan topi yang dihias dengan rumit. Acara ini tidak memiliki makna religius, tetapi sumber-sumber mencatat bahwa prosesi Paskah telah menjadi bagian dari agama Kristen sejak masa-masa awal.

Permen Paskah

Selain telur dan kelinci, saat perayaan Paskah juga kerap dibagikan berbagai makanan manis seperti Permen Paskah. Menurut situs History, permen coklat yang biasanya berbentuk telur ini mulai diasosiasikan dengan perayaan Paskah pada tahun 1930-an.

Lomba Balap Telur

Jika 17 Agustus ada lomba balap kelereng, maka Hari Paskah ada lomba balap telur. Dalam perlombaan ini, telur juga diletakkan di atas sendok makan. Namun, sendok tidak digigit melainkan dipegang menggunakan satu tangan. Anak-anak kemudian diminta berbaris di belakang garis start.

Setelahnya, anak-anak berlomba untuk mencapai garis finish tanpa menjatuhkan telur. Anak yang pertama sampai pada garis finish tanpa menjatuhkan telur, maka dialah pemenangnya.

Membaca Alkitab dengan Drama

Perayaan Paskah bisa dirayakan dengan membaca ayat-ayat AlKitab tentang kematian dan kebangkitan Yesus dengan drama. Anak-anak akan diberi peran sebagai tokoh-tokoh dalam Alkitab. Anak-anak tersebut akan memainkan dialog yang terdapat dalam ayat Alkitab. Sementara, ayat yang bukan dialog akan dibacakan oleh narator.

Pembacaan Alkitab ini bisa diiringi dengan musik. Setelah melakukan drama, anak-anak bisa merenungkan firman Tuhan yang sudah dibacakan. Agar lebih meriah, drama paskah ini bisa dibawakan dalam pentas seni teater.

Lomba Cerdas Cermat Alkitab

Yang terakhir ada lomba cerdas cermat Alkitab. Nantinya anak-anak akan diberikan pertanyaan seputar kematian dan kebangkitan Yesus dan ayat-ayat AlKitab. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar akan diberikan hadiah berupa coklat, buku maupun hadiah menarik lainnya. 

Baca Juga:  Mengenal Legenda Pemain Sepak Bola Amerika dan Aktor O.J. Simpson Yang Tutup Usia di 76 Tahun

Warning: A non-numeric value encountered in /home/kovermag/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353