Keren, Tom’s Jungle Destinasi Wisata di Sumut bernuansa Bali!

235

MEDAN – Destinasi wisata bernuansa Bali, Tom’s Jungle, resmi dibuka oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly, di Jati Kesuma, Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Minggu (21/4/2024).

Acara pemotongan pita hingga penandatanganan prasasti turut disaksikan oleh sang pemilik, Tomas Purba, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, hingga tokoh masyarakat setempat.

“Kita mulai peresmian ini tanggal 21 April. Kita mulai kebaktikan dulu sebelum meresmikan Tom’s Jungle ini. Semuanya ini karena mungkin berkat dan pekerjaan tangan Tuhan,” ujar Yasonna.

“Saya melihat ini mulai belum menjadi apa-apa. Dan saya sudah di sini, dan saling kami menopang dengan Tomas. Karena di sini dulu jalan masih tanah, kalau hujan bisa terpeleset. Dan sekarang sudah ada trafo dan Wifi di sini.

Yasonna juga berharap bahwa Tom’s Jungle ini akan menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

“Ini akan sangat menarik. Dan tempat ini tidak jauh dari kota Medan. Dan saat ini sangat sulit mencari tempat yang bernuansa natural seperti ini. Ada sungainya, bisa outbound, piknik di pinggir sungai, hingga menggelar pesta borkonsep taman atau garden party,” ujar Yasonna.

Berjarak sekitar 30 menit dari kota Medan, pengunjung yang hadir akan siap dimanjakan dengan seluruh fasilitas Tom’s Jungle yang vibesnya berasa seperti di Bali.

“Di Medan, saya kira tempat yang tidak jauh dari kota, tempat ini, this is the best. Saya senang, adinda saya seperti Tomas punya kreasi yang seperti ini. Saya senang dia berada di jalur ini,” sambung Yasonna.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, mengaku kagum dengan keindahan panorama hingga konsep yang disajikan oleh Tom’s Jungle.

“Saya sangat surprise. Sahabat saya ini mampu membangkitkan lahan-lahan ini menjadi produktif hingga berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Basarah.

“Terlebih lagi, saya melihat di Kabupaten Deliserdang ini, satu destinasi wisatanya menampilkan budaya suku bangsa kita yang lain. Di sini kita merasakan taste Bali, mulai dari pintu masuk, kemudian ornamen-ornamennya,” sambung Basarah.

Basarah menegaskan bahwa Tom’s Jungle sukses menerapkan wisata akulturasi budaya di Provinsi Sumatera Utara. Sehingga, pengunjung bisa saling mengenal budaya bangsa Indonesia.

Kita harapkan dengan inspirasi ini, perlu juga ada destinasi wisata yang menampilkan budaya-budaya suku bangsa kita yang lain. Saya kira dalam hal ini, Bung Tomas ini menjadi pionir akulturasi bisnis destinasi wisata,” terang Basarah.

Sementara itu, Pemilik Tom’s Jungle, Tomas Purba, menjelaskan awal mula berdirinya Tom’s Jungle. Di mana, pembangunan dimulai pada 2015 lalu.

“Perjalanan Tom’s Jungle dimulai 9 tahun lalu. Pembangunan dimulai secara perlahan. Setelah itu, kami dengan grup-grup ladang, teman-teman saya semua, sangat kompak dalam membangun Tom’s Jungle ini,” ujar Thomas.

Dulunya, kawasan Tom’s Jungle belum sepenuhnya dialiri listrik. Sehingga, harus menumpang listrik milik perumahann di sekitar Tom’s Jungle.

“Berkat dukungan dan doa Pak Menteri, semua ini bisa terlaksana dengan baik. Kedatangan para tamu undangan menjadi kehormatan buat kami dan keluarga,” terang Thomas.

Perlu diketahui sebelumnya, luas dari Tom’s Jungle ini sekitar 8000 meter. Dengan di dalamnya ada kolam berenang, restoran dan cafe, ruang VIP, ruang meeting, mushalla dan beberapa area spot foto outdoor yang menarik.

Tom’s Jungle juga menyediakan fasilitas untuk acara seperti Wedding, Prewedding, ulang tahun, reuni, arisan dan keluarga lainnya dengan kapasitas 1000 – 1500 orang.