Beragam Deretan Film Terbaru Bioskop Online Sukses Raih Penghargaan Lokal Maupun Internasional

132

Sebagai Rumah Sinema Indonesia yang menjadi wadah keberagaman film lokal, Bioskop Online mengumumkan deretan film terbaru yang akan tayang mulai akhir bulan April 2024. Beberapa film yang dapat disaksikan antara lain “25 Hari di Eropa”, “Die Alone”, “Hunger”, “Taruh Nyawa”, “Bus Om Bebek”, “Shohibul”, dan “Tanggal Selamat Tinggal”.

Tidak hanya film-film tersebut, Bioskop Online juga menghadirkan berbagai film-film lain yang
telah memenangkan berbagai penghargaan di berbagai festival film lokal maupun internasional. Dengan harapan Bioskop Online bisa selalu menjadi wadah bagi para sineas lokal untuk mengapresiasi karya-karya mereka yang luar biasa. Film-film tersebut antara lain;

Laut Memanggilku

Karya dari Tumpal Tampubolon yang bercerita tentang Sura yang tinggal sendirian di desa
nelayan, menunggu ayahnya pulang. Suatu hari dia menemukan boneka seks yang rusak, yang ia anggap sebagai pengganti kawan dan orangtuanya.

Berkat ceritanya yang menarik dan memberikan kesan mendalam, film ini berhasil meraih
berbagai penghargaan mulai dari Best Short Film dari Busan International Film Festival 2021,
Best Short Film dari Festival Film Indonesia 2021, Best Short Narrative dari Dumbo Film Festival 2022, Audience Award, Best Screenplay, Best Cinematography dari Desenzano Film Festival 2022 hingga Best Indonesian Short Film dari Jakarta Independent Film Festival 2022.

Sepatu Baru

Film karya Aditya Ahmad ini berhasil memenangkan berbagai penghargaan, seperti Special
Mention Award Short Film, 8th Jogja – Netpac Asian Film Festival 2013. Memenangkan Special Mention Award at Generation Section, 64th Berlin International Film Festival 2014. Best Narrative Short Film, XXI Short Film Festival 2014. Hingga Best Live Action Short Film, 2nd Seoul Guro International Kids Film Festival 2014 dan beberapa penghargaan lainnya.

Film ini bercerita tentang seorang anak yang tinggal di lingkungan kumuh dan memiliki sepatu
baru. Namun apa artinya memamerkan sepatu baru jika harus kotor karena kehujanan dan
kebanjiran? Maka dia pun mencari cara untuk menghentikan hujan.

One Big Sumba Family
Film karya Tonny Trimarsanto ini merupakan film dokumenter tentang Martha, seorang
menantu dari MD Raya. Suaminya adalah anak pertama dari istri kedua belas MD Raya. Selama Adi, suami Martha, kuliah di Malang, Martha harus bekerja untuk keluarga MD Raya sambil menunggu suaminya pulang. Sementara kepulangan Adi sudah dinantikan untuk menaikkankembali harga diri keluarga mereka yang hilang sejak MD Raya tidak lagi menjadi kepala desa.

Film ini berhasil menjadi salah satu Nominasi Film Dokumenter Panjang Terbaik Piala Citra 2023, Nominasi Jakarta Film Week 2023 dan Nominasi Kategori Panjang Indonesia dari Festival Film Dokumenter 2023.

Help is On The Way

Ismail Fahmi Lubis adalah sutradara yang mengarahkan film ini, yang bercerita tentang ratusan perempuan seperti Sukma, Meri, Muji, dan Tari yang setiap tahunnya direkrut oleh agen lokal. Mereka merupakan sebagian dari perempuan asal pedesaan yang bercita-cita untuk bekerja di luar negeri.

Baca Juga:  5 Produser Indonesia Terpilih untuk Program Producers Network Cannes 2024

Dalam sistem rekrutmen, pelatihan, dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang korup, jutaan perempuan pedesaan Indonesia menaruh harapan dan impian mereka
sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di luar negeri. Dapatkah bantuan yang kompeten disalurkan ketika jalannya rusak?

Beberapa penghargaan yang berhasil diraih film ini antara lain; Nominee Asian Vision Competition, Taiwan International Documentary Film Festival, 2020, Winner Piala Citra, Best
Documentary Feature, Festival Film Indonesia, 2019, Nominee, Best Editing, Asian Academy
Creative Award, 2020, Nominee, Best Documentary Programme, Asian Academy Creative
Award, 2020 dan Nominee, Best Documentary, Piala Maya, 2021.

Inninawa: An Island Calling

Film dari sutradara Arfan Sabran ini mengisahkan kesulitan negara kepulauan terbesar di dunia
dalam menyediakan layanan kesehatan. Film ini memenangkan Best Indonesian Feature
Documentary, Festival Film Indonesia 2022 dan Excellence Award (Rough Cut Pitch), DMZ
Industry 2022.

Dengan cerita yang memikat, film ini berhasil menyabet sejumlah penghargaan internasional
seperti Nominee Asian Vision Competition, Taiwan International Documentary Film Festival,
2020. Memenangkan Piala Citra, Best Documentary Feature, Festival Film Indonesia, 2019.
Nominee, Best Editing, Asian Academy Creative Award, 2020. Nominee, Best Documentary
Programme, Asian Academy Creative Award, 2020. dan Nominee, Best Documentary, Piala
Maya, 2021.

Tanggal Selamat Tinggal

Putri dan Wildan diberikan satu syarat oleh kedua orang tua Wildan jika ingin pernikahan
mereka direstui; Wildan harus menemui mantan kekasih sekaligus cinta pertamanya, Tasya, di tanggal yang sudah ditentukan untuk terakhir kalinya. Di tangan sutradara Azzam Fi Rullah, film ini berhasil mencuri hati penonton, salah satu buktinya adalah film ini sukses masuk 10 filmterlaris Bioskop Online terkini.

Cut Dina Oktaviani, sebagai Head of Marketing Bioskop Online, menyampaikan harapan Bioskop Online untuk terus mendukung perkembangan sinema Indonesia.

“Bioskop Online berupaya untuk terus memberikan pilihan film-film lokal yang berkualitas bagi para penonton setia kami. Dengan menambahkan film-film yang telah memenangkan berbagai penghargaan, kami berharap film-film ini dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas dan dapat menarik lebih banyak orang dan penikmat film untuk menyaksikan juga mengapresiasi dan mendukung karya-karya hebat dari sineas Indonesia.”

Untuk menikmati deretan film terbaru Bioskop Online, dapat diakses dengan harga mulai dari
Rp 10.000,- melalui website resmi Bioskop Online di www.bioskoponline.com atau dengan
mengunduh aplikasi Bioskop Online yang tersedia di App Store atau Google Play Store.